PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN PENGOLAHAN PANGAN KEPADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) NGOLANG SEBAGAI SALAH SATU DESA PENYANGGA KEK MANDALIKA YANG TERDAMPAK PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA

Authors

  • Siska Ita Selvia Universitas Mataram
  • Lolita Endang Susilowati Universitas Mataram
  • Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v3i2.454

Keywords:

Pengolahan Pangan, Kelompok Wanita Tani (KWT), KEK Mandalika

Abstract

Dusun Ngolang, Desa Kuta, Mandalika merupakan kawasan yang digunakan untuk bermukim sementara warga relokasi Ex-Sirkuit Mandalika. Sebelum menempati hunian yang telah dipersiapkan oleh PT Pengembang Pariwisata Nasional Indonesia atau Tourism Development Corporation (ITDC), masyarakat terdampak pembangunan Sirkuit Mandalika berkegiatan di Dusun Ngolang dengan beberapa keterbatasan, salah satunya tidak adanya pekerjaan khususnya bagi para ibu-ibu rumah tangga. Sebagian besar dari mereka menggantungkan hidupnya dari bantuan-bantuan yang datang, baik dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan swasta lainnya. Tujuan diadakannya pendampingan pengolahan pangan untuk masyarakat (khususnya ibu-ibu rumah tangga) antara lain: 1) menciptakan kompetensi dibidang pengolahan pangan; 2) melakukan diversifikasi produk dari hasil-hasil pertanian yang dikembangkan di desa-desa penyangga Mandalika; 3) meningkatkan peluang pengembangan produk untuk mendukung pariwisata di Mandalika 4) Berkontribusi terhadap UMKM di manajemen Bumdes Desa Kuta, Mandalika; 5) Menciptakan lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu rumah tangga dan 6) Membentuk kelembagaan Kelompok Wanita Tani (KWT)

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2021, December 1). NTB, 2021: Indeks Pembangunan Manusia Naik 0,59 Persen. BPS NTB. Retrieved January 14, 2022, from https://ntb.bps.go.id/pressrelease/2021/12/01/790/ntb--2021--indeks- pembangunan-manusia-naik-0-59- persen.html

Frederick et al., (2022). Pengaruh Pembangunan Sirkuit Mandalika Terhadap Perekonomian Lombok. JGSI

Navais. (2014). Analisis Pendapatan Petani Pada Sawah (Orieza Sativa L) di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Skripsi, Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar Meulaboh, Aceh Barat.

Pandiangan, A., Hamzah, F., & Rahmayuni. (2017). Pembuatan Selai Campuran Buah Pepaya dan Buah Terung Belanda (Vol. 4).

Rakhman, F. (2021, Agustus 28). Nasib Warga yang Terkurung Sirkuit Mandalika. Retrieved from Mongabay Situs Berita Lingkungan: https://www.mongabay.co.id/2021/08/28/nasib-warga-yang-terkurung-sirkuit-mandalika/

Rifkowaty, E. E., & Martanto. (2016). Minuman Fungsional Serbuk Instan Jahe (Zingiber Officinale Rosc) dengan Variasi Penambahan Ekstrak Bawang Mekah (Eleutherine Americana Merr) Sebagai Pewarna Alami. In Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Vol. 4, Issue 4).

Rosyidi, Suherman. (2012). Pengantar Teori Ekonomi. Jakarta: Rajawali.

Saputra, Julaily Eka. (2017). Analisis Pendapatan, Risiko, dan Pemasaran Usahatani

Jahe di Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. Skripsi.

Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Bandar Lampung.

Sukoco, J. B. (2019). Kapasitas Kelembagaan Dalam Pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Di Kota Surakarta. Jurnal Administrasi Bisnis, 15-22.

Sushanti, I. R., Pertiwi, D. M., & Fitri, I. S. (2021). Konsep Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Kawasan Sekitarnya Berdasarkan Identitas Lokal Masyarakat Sasak. Planoearth (pp. 101-112). Mataram: Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Muhammadiyah Mataram

Downloads

Published

2023-06-27

How to Cite

Selvia, S. I., Susilowati, L. E., & Iemaaniah, Z. M. (2023). PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN PENGOLAHAN PANGAN KEPADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) NGOLANG SEBAGAI SALAH SATU DESA PENYANGGA KEK MANDALIKA YANG TERDAMPAK PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA. Jurnal Abdimas Sangkabira, 3(2), 279–294. https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v3i2.454