https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jpm/issue/feedJurnal Pengabdian Makarya2026-09-18T02:47:47+00:00Siti Aisyah Hidayatisitiaisyahhidayati@unram.ac.idOpen Journal Systems<p data-start="49" data-end="391"><strong data-start="49" data-end="78">Jurnal Pengabdian Makarya</strong> merupakan jurnal ilmiah yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Universitas Mataram</span></span>. Jurnal ini menjadi wadah publikasi karya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen, peneliti, dan praktisi, khususnya dalam bidang manajemen dan ekonomi.</p> <p data-start="393" data-end="823" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Jurnal Pengabdian Makarya bertujuan untuk menyebarluaskan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif, inovatif, dan berdampak langsung bagi peningkatan kapasitas serta kesejahteraan masyarakat. Melalui publikasi ini, jurnal berkomitmen mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan.</p> <p>. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan Maret, Juni dan September.<br /><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2828-710X" target="_blank" rel="noopener"><strong>E-ISSN: 2828-710X</strong></a></p>https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jpm/article/view/3435SOSIALISASI KECERDASAN FINANCIAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN DI DESA KOTARAJA KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR2026-09-17T06:08:39+00:00Siti Aisyah Hidayatisitiaisyahhidayati@unram.ac.idSri Wahyulinasriwahyulina@yahoo.co.idEmbun Suryaniembunsur74@gmail.comGusti Ayu Oktaryanioktaryani@unram.ac.idPutri Adindaputriadinda26032003@gmail.com<p>ABSTRACT<br>Low financial literacy remains one of the major challenges affecting people's ability to manage household finances effectively and sustainably. This condition is also found among residents of Kotaraja Village, Sikur District, East Lombok Regency, where many households have not yet implemented systematic financial planning and record-keeping practices.<br>This community service program aimed to improve financial literacy through financial intelligence socialization covering household financial management, budgeting, saving behavior, debt management, basic investment concepts, and the safe use of digital financial services. The implementation methods included preparation, socialization sessions, interactive discussions and evaluation through pre-tests and post-tests. The activity was conducted on April 4, 2026, involving 30 participants consisting of members of the Family Welfare Movement (PKK) and Dasa Wisma groups in Kotaraja Village. The evaluation results indicated a significant improvement in participants' understanding after attending the program. The average pre-test score increased from 9.73 to 12.73 in the post-test, representing an improvement of 30.83%. Participants also demonstrated better understanding of household financial planning, emergency funds, healthy debt management, and the utilization of formal and digital financial services.<br>The results indicate that financial intelligence socialization is effective in improving community financial literacy and has the potential to support sustainable household economic welfare. Therefore, follow-up mentoring programs are recommended to ensure the practical application of the knowledge gained by participants.<br><br>ABSTRAK<br>Rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat masih menjadi salah satu permasalahan yang memengaruhi kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan keluarga secara efektif dan berkelanjutan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada masyarakat Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, yang sebagian besar belum menerapkan perencanaan dan pencatatan keuangan secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui sosialisasi kecerdasan finansial yang mencakup pengelolaan keuangan rumah tangga, penyusunan anggaran, budaya menabung, pengelolaan utang, investasi sederhana, serta pemanfaatan layanan keuangan digital secara aman. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, diskusi interaktif serta evaluasi melalui pre-test dan post-test.<br>Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 April 2026 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas anggota PKK dan Dasa Wisma Desa Kotaraja. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Rata-rata nilai pre-test sebesar 9,73 meningkat menjadi 12,73 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 30,83%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan keluarga, dana darurat, pengelolaan utang yang sehat, dan pemanfaatan layanan keuangan formal maupun digital.<br>Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi kecerdasan finansial efektif dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan berpotensi mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan program pendampingan lanjutan agar masyarakat dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Siti Aisyah Hidayati, Sri Wahyulina, Embun Suryani, Gusti Ayu Oktaryani, Putri Adindahttps://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jpm/article/view/3436OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAYANAN DIGITAL PERBANKAN MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUKAAN REKENING DAN AKTIVASI BYOND BY BSI : STUDI KASUS SPPG MONJOK KOTA MATARAM2026-09-17T06:33:55+00:00Siti Annisa Sorayaannisasoraya8@gmail.comNi Kadek Rahayu Ari Ningsih1006dekayu@gmail.comPutri Illona Qotrunnadaputriillonaa16@gmail.comMarsha Merlinda Hafzarimarshamerlinda042@gmail.com<p>ABSTRACT<br>The development of information technology has driven digital transformation in the banking sector, including Islamic banking. However, the utilization of such technology by the community remains suboptimal due to limited understanding of financial products and the use of digital platforms. A similar condition was identified among the employees and managers of the Nutritional Fulfillment Service Unit (SPPG) Monjok, Mataram City, where some individuals did not yet have active bank accounts and had not fully utilized electronic transaction facilities. Therefore, this community service program aimed to optimize the utilization of digital banking services by enhancing participants’ understanding of the products and services offered by Bank Syariah Indonesia (BSI), facilitating account opening, and providing assistance in the use of BYOND by BSI. The program was implemented at SPPG Monjok, Mataram City, West Nusa Tenggara Province, involving 47 employees and managers. The method employed was a participatory and educational approach through several stages, including preparation and coordination, socialization, document verification, account opening, and assistance in the utilization of digital banking facilities. The results indicated an improvement in participants’ understanding of BSI products and services. In addition, participants obtained active bank accounts complete with passbooks and ATM cards and were able to independently operate BYOND by BSI to support their daily transaction needs. This activity also contributed to improving financial literacy and financial inclusion, expanding access to formal financial services, and encouraging the use of technology in managing transactions in a more convenient, faster, and efficient manner.</p> <p>ABSTRAK<br>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi digital di sektor perbankan, termasuk pada bank syariah. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut oleh masyarakat masih belum optimal akibat keterbatasan pemahaman mengenai produk keuangan dan pengguna an platform digital. Kondisi serupa ditemukan pada pegawai dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Monjok, Kota Mataram yang sebagian belum memiliki rekening aktif serta belum memanfaatkan fasilitas transaksi elektronik secara maksimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan layanan digital perbankan melalui peningkatan pemahaman peserta mengenai produk dan layanan Bank Syariah Indonesia (BSI), fasilitasi pembukaan rekening, serta pendampingan penggunaan BYOND by BSI. Kegiatan dilaksanakan di SPPG Monjok, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan melibatkan 47 pegawai dan pengelola. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahapan persiapan dan koordinasi, sosialisasi, verifikasi dokumen, pembukaan rekening, serta pendampingan pemanfaatan sarana perbankan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap produk dan layanan BSI. Selain itu, memperoleh rekening aktif yang dilengkapi buku tabungan dan kartu ATM, serta mampu mengoperasikan BYOND by BSI secara mandiri untuk mendukung kebutuhan transaksi sehari-hari. Kegiatan ini turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, memperluas akses terhadap jasa keuangan formal, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan transaksi secara lebih mudah, cepat, dan efisien.</p> <p> </p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Siti Annisa Soraya, Ni Kadek Rahayu Ari Ningsih, Putri Illona Qotrunnada, Marsha Merlinda Hafzarihttps://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jpm/article/view/3438PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN NASABAH MELALUI PENGELOLAAN ADMINISTRASI KREDIT PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK UNIT AIRLANGGA MATARAM2026-09-17T07:00:39+00:00Amanda Rusyardi Soelaimanannisasoraya8@gmail.comSiti Sofiyahsofiyahsiti@unram.ac.id<p>ABSTRACT<br>Customer service quality is an important factor in maintaining customer satisfaction and trust in the banking sector. This article aims to describe the implementation of credit administration management and its contribution to improving customer service quality at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Airlangga Mataram Unit during the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) internship program. The method used was a descriptive qualitative approach based on field observations, documentation, and literature studies conducted from February to May 2026. The activities included BRIMEN data input, administration of Kredit Usaha Rakyat (KUR) and Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES), Customer Information File (CIF) management, credit document archiving, preparation of warning letters, and customer visit administration. The results show that effective credit administration management supports faster and more accurate services through proper data management, systematic document organization, and effective credit monitoring. Therefore, credit administration plays an important role in enhancing customer service quality and supporting banking operational efficiency.</p> <p> </p> <p>ABSTRAK<br>Kualitas pelayanan nasabah merupakan faktor penting dalam menjaga kepuasan dan kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengelolaan administrasi kredit serta kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Airlangga Mataram selama Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka selama periode magang Februari–Mei 2026. Kegiatan yang dilakukan meliputi penginputan data BRIMEN, administrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES), pengelolaan Customer Information File (CIF), pengarsipan dokumen kredit, pembuatan Surat Peringatan (SP), serta administrasi kunjungan nasabah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengelolaan administrasi kredit yang baik mampu mendukung pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan efektif melalui pengelolaan data yang terstruktur, pengarsipan dokumen yang sistematis, serta monitoring kredit yang optimal. Dengan demikian, administrasi kredit berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan nasabah dan mendukung kelancaran operasional perbankan.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amanda Rusyardi Soelaiman, Siti Sofiyahhttps://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jpm/article/view/3439PENINGKATAN PEMAHAMAN PEGAWAI BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) PROVINSI NTB TERHADAP PROGRAM JAMINAN SOSIAL PT TASPEN (PERSERO) MELALUI SOSIALISASI LAYANAN DIGITAL DAN MANFAAT KEPESERTAAN ASN2026-09-17T07:07:03+00:00Muhammad Aizar Khalid El Masrurimaizarkhalidem@gmail.comPutri Dyah Cahyaniputridyahcahyani@gmail.comNur Aida Arifah Taraaidatara@unram.ac.id<p>Abstract<br>This socialization activity aimed to improve the understanding of BPKP NTB employees regarding the social security programs provided by PT Taspen (Persero), particularly concerning the benefits of civil servant (ASN) membership and the utilization of digital services in administrative processes. The activity was conducted on April 23, 2026, at the Office of the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) of West Nusa Tenggara Province using an educational and participatory approach. The program included the delivery of materials, explanations of social security benefits such as Old Age Savings (THT), Pension Benefits, Work Accident Insurance (JKK), and Death Insurance (JKM), as well as the introduction of digital services, including the TOOS (Taspen One Stop Service) website and the ANDAL by Taspen application. The results indicated an improvement in participants’ understanding of ASN social security benefits and increased awareness of the importance of utilizing digital services to support claim submission and authentication processes. In addition, participants demonstrated positive responses and active participation during the discussion sessions, indicating that the socialization activity was effectively implemented. Overall, this activity contributed to enhancing social security literacy and promoting the adoption of digital services among civil servants.</p> <p>Abstrak<br>Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Pegawai BPKP NTB terhadap program jaminan sosial PT Taspen (Persero), khususnya terkait manfaat kepesertaan ASN serta pemanfaatan layanan digital dalam proses administrasi. Kegiatan dilaksanakan pada 23 April 2026 di Kantor BPKP Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan pendekatan edukatif-partisipatif yang mencakup penyampaian materi, penjelasan manfaat program jaminan sosial (THT, pensiun, JKK, JKM), serta pengenalan Website seperti TOOS (Taspen One Stop Service) dan juga aplikasi digital seperti ANDAL by Taspen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat program jaminan sosial ASN, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya penggunaan layanan digital dalam mendukung proses klaim dan autentikasi. Selain itu, peserta juga menunjukkan respons positif dan partisipasi aktif dalam sesi diskusi, yang menandakan bahwa kegiatan sosialisasi berjalan efektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi jaminan sosial dan digitalisasi layanan di lingkungan ASN.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Aizar Khalid El Masruri, Putri Dyah Cahyani, Nur Aida Arifah Tarahttps://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jpm/article/view/3440MENINGKATKAN PEMAHAMAN TENTANG PENGGUNAAN LISTRIK AMAN DAN HEMAT ENERGI BAGI DHARMA WANITA PERSATUAN UNIT DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA MATARAM2026-09-17T07:12:22+00:00Rizki Rohmatin Pebrianirizkirohmatinpebriani@gmail.comRuhani Al Ghibraniahruhanialghibraniah@gmail.comNur Aida Arifah Taraaidatara@unram.ac.id<p>Abstract<br>The increasing use of electricity in daily life needs to be accompanied by an understanding of electrical safety and energy conservation. However, many people still lack awareness of electrical hazards and the importance of efficient electricity use. Therefore, PT PLN (Persero) UP3 Mataram, in collaboration with the Dharma Wanita Persatuan of the Communication and Informatics Office of Mataram City, conducted an outreach program entitled “Electrical Education: Safe and Energy-Efficient Electricity Use.” This activity aimed to improve participants’ understanding of electrical safety, energy-saving practices, and the utilization of the PLN Mobile application. The program was carried out through presentations and interactive discussions involving 20 participants. The results showed an increase in participants’ knowledge regarding potential electrical hazards, safe and efficient electricity usage, and the benefits of PLN Mobile services. This activity contributed positively to enhancing participants’ awareness of responsible and energy-efficient electricity consumption in daily life.</p> <p> </p> <p>Abstrak<br>Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan listrik yang aman dan hemat energi dapat meningkatkan risiko bahaya kelistrikan serta pemborosan energi. Oleh karena itu, PT PLN (Persero) UP3 Mataram bersama Dharma Wanita Persatuan Unit Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram melaksanakan kegiatan sosialisasi “Edukasi Kelistrikan: Aman dan Hemat Energi”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai keselamatan ketenagalistrikan, penghematan energi listrik, dan pemanfaatan aplikasi PLN Mobile. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, penyampaian materi, dan diskusi interaktif yang diikuti oleh 20 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai potensi bahaya listrik, cara penggunaan listrik yang aman dan hemat energi, serta layanan digital PLN Mobile. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran peserta untuk menerapkan penggunaan listrik yang aman, efisien, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rizki Rohmatin Pebriani, Ruhani Al Ghibraniah, Nur Aida Arifah Tarahttps://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jpm/article/view/3443PELATIHAN PENGEMBANGAN PRODUK LOKAL DI DESA MALAKA KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA2026-09-18T02:29:05+00:00Dedy Iswantodedyiswanto@gmail.comLalu Adi Permadiadipermadi@gmail.com<p>bstract<br>Malaka Village, Pemenang District, North Lombok Regency, has various local potentials that can be developed into sources of community income, particularly through the tourism sector, micro-enterprises, processed products, handicrafts, and the utilization of local natural and cultural resources. However, these potentials have not yet been optimally managed due to limited community knowledge and skills in business management, product development, packaging, marketing, and the utilization of local resources as value-added products. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the people of Malaka Village in managing businesses and developing products based on local potential with greater competitiveness and economic value. The methods employed included potential and problem identification, presentation of materials, discussions, demonstrations, product development practices, mentoring, and evaluation. The training materials covered basic business management, identification of local potential, product development, product innovation and diversification, packaging, pricing, marketing, and the utilization of digital media. The results showed an improvement in participants’ understanding of the importance of more systematic business management and their ability to identify local potentials that could be developed into value-added products. Participants also gained skills in developing product concepts, determining target markets, improving packaging, and designing simple marketing strategies. This activity is expected to encourage the people of Malaka Village to sustainably develop businesses based on local potential, thereby increasing the economic value of their products and supporting the strengthening of the village economy.</p> <p>Abstrak<br>Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara memiliki berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor pariwisata, usaha mikro, produk olahan, kerajinan, serta pemanfaatan sumber daya alam dan budaya lokal. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dikelola secara optimal karena masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam aspek manajemen usaha, pengembangan produk, pengemasan, pemasaran, dan pemanfaatan potensi lokal sebagai produk yang memiliki nilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Malaka dalam mengelola usaha serta mengembangkan produk berbasis potensi lokal yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi potensi dan permasalahan, penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik pengembangan produk, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan mencakup dasar-dasar manajemen usaha, identifikasi potensi lokal, pengembangan produk, inovasi dan diversifikasi produk, pengemasan, penetapan harga, pemasaran, serta pemanfaatan media digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan usaha secara lebih terencana dan kemampuan mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Peserta juga memperoleh keterampilan dalam menyusun konsep pengembangan produk, menentukan target pasar, memperbaiki kemasan, dan merancang strategi pemasaran sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Malaka untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi produk dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.</p> <p> </p>2026-09-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dedy Iswanto, Lalu Adi Permadi