Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas <p><img style="float: left; margin: 0 30px 0 0;" src="https://jurnal.fe.unram.ac.id/public/site/images/ali/cover.jpg" alt="Cover" width="1349" height="1910" />OPORTUNITAS is a scientific journal managed by the Bachelor of Economics and Studies Study Program  Development of the Faculty of Economics and Business, University of Mataram, published 2 (two) times in 1 (one)  year in March and September. Journal of Opportunity publishes quantitative research results  and qualitative in the field of quality development economics by using methods that  appropriate and beneficial for the development of science and society. include: 1) <span style="font-size: 0.875rem;">Monetary Economics and Banking; 2) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Resource Economics; 3) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Regional Development Planning Economics; 4) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Agribusiness; 5) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Tourism Economics; 6) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Regional Finance; 7) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Islamic Economics</span><span style="font-size: 0.875rem;">.</span></p> <p>Submit articles online with <a href="https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/user/register">REGISTER</a> first if you don't have a User Account  or <a href="https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/login">LOGIN</a> if already registered in the Oportunitas Journal. If there are obstacles or questions, please  via email to <a href="mailto:oportunitas@unram.ac.id">oportunitas@unram.ac.id </a></p> Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram en-US Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan 2829-2847 ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015-2024 https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/3128 <p>Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu sumber utama PAD berasal dari pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah provinsi, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), dan Pajak Rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi dan tren pajak provinsi terhadap PAD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan realisasi penerimaan pajak daerah dan PAD Provinsi NTB tahun 2015–2024. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kontribusi dan analisis tren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi PKB terhadap PAD memiliki rata-rata sebesar 21% dan tergolong sedang, BBNKB sebesar 20% tergolong sedang, PBBKB sebesar 16% tergolong rendah, PAP sebesar 6% tergolong sangat rendah, dan Pajak Rokok sebesar 18% tergolong rendah. Secara keseluruhan, Pajak Provinsi memiliki kontribusi tinggi terhadap PAD dengan rata-rata sebesar 76% dan menunjukkan tren yang relatif stabil selama periode penelitian. Hal tersebut menunjukkan bahwa pajak provinsi sebagai pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah provinsi memiliki peran dominan dalam pembentukan PAD Provinsi NTB</p> Siti Aulia Mujahidah Baiq Ismiwati Copyright (c) 2026 Siti Aulia Mujahidah, Baiq Ismiwati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-30 2026-09-30 5 2 247 261 10.29303/oportunitas.v5i2.3128 ANALISIS PENGARUH JUB, BI RATE DAN NILAI TUKAR TERHADAP TINGKAT INFLASI DI INDONESIA TAHUN 2015-2024 https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2917 <p>Inflasi merupakan salah satu indikator makroekonomi penting yang mencerminkan stabilitas perekonomian suatu negara. Di Indonesia inflasi dipengaruhi oleh beberapa factor moneter dan non moneter baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar (JUB), BI Rate dan nilai tukar secara persial maupun simultan terhadap tingkat inflasi di Indonesia selama periode Januari 2015 hingga Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder bulanan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisistas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara persial jumlah uang beredar tidak berpengaruh secara signifikan dan BI Rate berpengaruh signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia, sedangkan nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan terhadap inflasi. Namun, secara simultan jumlah uang beredar, BI Rate, dan nilai tukar berpengaruh signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia selama periode penelitian.</p> Sulastri Sulastri Ida Ayu Putri Suprapti Irwan Suriadi Copyright (c) 2026 Sulastri Sulastri, Ida Ayu Putri Suprapti, Irwan Suriadi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-30 2026-09-30 5 2 211 220 PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2020-2024 https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/3391 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia yang diproksikan melalui Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP), Angka Harapan Hidup (AHH), Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi data panel menggunakan Common Effect Model (CEM) dengan bantuan EViews. Data yang digunakan merupakan data sekunder kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial AHH berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan TPT berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, LPP dan RLS tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada tingkat signifikansi 5%. Secara simultan, LPP, AHH, RLS, dan TPT berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai R-squared sebesar 62,89%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah perlu didukung oleh kebijakan yang terintegrasi, terutama dalam peningkatan kualitas kesehatan, penyesuaian pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja, penciptaan lapangan kerja, serta pengelolaan dinamika demografi.</p> Ismawati Aulia Luluk Fadliyanti Vici Handalusia Husni Copyright (c) 2026 Ismawati Aulia, Luluk Fadliyanti, Vici Handalusia Husni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-30 2026-09-30 5 2 238 246 10.29303/oportunitas.v5i2.3391 ANALISIS DETERMINASI PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT PERIODE 2020-2024: PENDEKATAN DATA PANEL https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2971 <p>Tingkat pengangguran terbuka merupakan permasalahan struktural yang masih dihadapi oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya pada periode pascapandemi yang ditandai dengan ketidakseimbangan antara pertumbuhan angkatan kerja dan ketersediaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan penduduk, dan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi NTB selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang mencakup 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB selama lima tahun pengamatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB dan dianalisis menggunakan aplikasi E-Views 13 dengan model regresi data panel Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik berdasarkan uji spesifikasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan penduduk berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengangguran terbuka di Provinsi NTB dipengaruhi oleh faktor ekonomi, demografi, dan kondisi pasar tenaga kerja secara bersama-sama sehingga kebijakan pembangunan daerah perlu diarahkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.</p> Ahmad Ilhan Mansiz Luluk Fadliyanti Budiman Budiman Copyright (c) 2026 Ahmad Ilhan Mansiz, Luluk Fadliyanti, Budiman Budiman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-30 2026-09-30 5 2 221 237 10.29303/oportunitas.v5i2.2971 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR TAHUN 2008-2024 https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2912 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk, investasi, dan jumlah wisatawan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Timur pada periode 2008–2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini menggunakan lima variabel, yang dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai variabel dependen, serta Produk Domestik Regional Bruto, jumlah penduduk, investasi, dan jumlah wisatawan sebagai variabel independen. Data penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari instansi resmi, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur, Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Lombok Timur Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lombok Timur, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan analisis data time series dengan alat analisis regresi linier berganda dengan bantuan software statistic EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD, jumlah penduduk berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap PAD, sementara investasi dan jumlah wisatawan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PAD. Secara simultan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), jumlah penduduk, investasi, dan jumlah wisatawan berpengaruh signifikan terhadap PAD di Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2008-2024. Nilai R² sebesar 0.988945, Nilai tersebut menunjukan bahwa PDRB, Jumlah Penduduk, Investasi, dan Jumlah Wisatawan mampu menjelaskan pengaruh terhadap Pendapapatan Asli Daerah sebesar 98,89% dan sisanya sebesar 1,11% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang diteliti.</p> Rosanti Maryani Siti Sriningsih Ali Akbar Hidayat Copyright (c) 2026 Rosanti Maryani, Siti Sriningsih, Ali Akbar Hidayat https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-30 2026-09-30 5 2 195 211 10.29303/oportunitas.v5i2.2912 GREEN ECONOMY: ANALISIS DAMPAK RENCANA PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) DI DESA SEKAROH, JEROWARU https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/3409 <p><em>Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Sekaroh, Kabupaten Lombok Timur menghadapi tantangan berupa perlunya kepastian dukungan dan penerimaan masyarakat lokal dalam perspektif green economy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi masyarakat mengenai dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan terhadap tingkat penerimaan rencana pembangunan PLTB. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan masyarakat terhadap proyek PLTB tergolong sangat tinggi. Secara simultan, variabel persepsi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan masyarakat. Secara parsial, persepsi dampak ekonomi dan dampak lingkungan terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan persepsi dampak sosial tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekspektasi manfaat ekonomi langsung dan kesadaran ekologis merupakan faktor kunci penentu keberhasilan adopsi infrastruktur energi terbarukan di wilayah pesisir.</em></p> Ahmad Zaenal Wafik Khalid Abjadi Nadia Nuril Ferdaus Copyright (c) 2026 Ahmad Zaenal Wafik, Khalid Abjadi, Nadia Nuril Ferdaus https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-02 2026-09-02 5 2 187 194 10.29303/oportunitas.v5i2.3409