Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas
<p><img style="float: left; margin: 0 30px 0 0;" src="https://jurnal.fe.unram.ac.id/public/site/images/ali/cover.jpg" alt="Cover" width="1349" height="1910" />OPORTUNITAS is a scientific journal managed by the Bachelor of Economics and Studies Study Program Development of the Faculty of Economics and Business, University of Mataram, published 2 (two) times in 1 (one) year in March and September. Journal of Opportunity publishes quantitative research results and qualitative in the field of quality development economics by using methods that appropriate and beneficial for the development of science and society. include: 1) <span style="font-size: 0.875rem;">Monetary Economics and Banking; 2) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Resource Economics; 3) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Regional Development Planning Economics; 4) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Agribusiness; 5) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Tourism Economics; 6) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Regional Finance; 7) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Islamic Economics</span><span style="font-size: 0.875rem;">.</span></p> <p>Submit articles online with <a href="https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/user/register">REGISTER</a> first if you don't have a User Account or <a href="https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/login">LOGIN</a> if already registered in the Oportunitas Journal. If there are obstacles or questions, please via email to <a href="mailto:[email protected]">[email protected] </a></p>Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataramen-USJurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan2829-2847DAMPAK PENGALIHAN PERTOKOAN PANCOR MENJADI TATA RUANG TERBUKA PUBLIK TERHADAP KEADAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN PANCOR
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2488
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengalihfungsian pertokoan Pancor menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP) terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk menentukan informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan diuji dengan triangulasi, sedangkan analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan dampak sosial positif berupa meningkatnya partisipasi, interaksi sosial lebih terbuka, serta rasa aman bagi pengunjung. Secara ekonomi, pendapatan pedagang meningkat dan daya beli membaik, meski peluang kerja baru terbatas dan transisi awal menurunkan aktivitas ekonomi lokal. Secara keseluruhan, masyarakat merespons kehadiran RTP Pancor secara positif, meskipun masih muncul harapan agar kebijakan pembangunan lebih berpihak kepada pedagang kecil dan masyarakat lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata.Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa pembangunan ruang terbuka publik tidak hanya berdampak pada aspek fisik dan estetika kawasan, tetapi juga memiliki konsekuensi sosial dan ekonomi yang saling terkait. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan yang adil dan berkelanjutan perlu disertai dengan pemberdayaan masyarakat serta perlindungan bagi kelompok yang paling rentan menghadapi perubahan.</p>Nadia MeylaniWahidin Ida Ayu Putri Suprapti
Copyright (c) 2026 Nadia Meylani, Wahidin , Ida Ayu Putri Suprapti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-015119ANALISIS TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA BERDASARKAN KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KESIK KECAMATAN MASBAGIK
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2548
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi angkatan kerja berdasarkan kegiatan ekonomi masyarakat Desa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten Lombok timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari badan pusat statistk (BPS) dan arsip desa kesa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten lombok timur. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk usia kerja yang berjumlah 5.561 orang yang ada di desa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten Lombok timur. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja ( TPAK ) di Desa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten Lombok timur tergolong tinggi, yaitu 97,46% dari total penduduk usia kerja sebanyak 5.561 orang , dengan sebagian besar penduduk telah bekerja dan hanya sebagian kecil yang masih menganggur atau sedang mencari pekerjaan. Sebagian besar angkatan kerja terserap di sektor primer seperti pertanian, peternakan, dan perikanan air tawar, sedangkan sektor sekunder berupa industri rumah tangga dan kerajinan serta sektor tersier meliputi perdagangan dan jasa. Hal ini menunjukkan bahwa struktur tenaga kerja di Desa kesik masih sangat bergantung pada potensi sumber daya alam dengan dukungan budaya gontong royong masyarakat.</p>Hapipah Nanda NovitasGusti Ayu AriniTuti Handayani
Copyright (c) 2026 Hapipah Nanda Novitas, Gusti Ayu Arini, Tuti Handayani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151102010.29303/oportunitas.v5i1.2548PENGARUH PENERAPAN DIGITAL PAYMENT, CASH PAYMENT, DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KOTA MATARAM
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2792
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital payment, cash payment, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden wajib pajak PBB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital payment berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, sehingga kemudahan akses pembayaran digital terbukti meningkatkan kepatuhan. Variabel cash payment tidak berpengaruh, yang mengindikasikan bahwa pembayaran tunai tidak memberikan kontribusi berarti terhadap peningkatan kepatuhan. Sementara itu, sanksi pajak menunjukkan tidak berpengaruh pada taraf signifikansi 5%. Nilai R-squared sebesar 0,1524 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan mampu menjelaskan 15,24% variasi kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan implementasi digital payment merupakan strategi yang lebih efektif dalam mendorong kepatuhan wajib pajak PBB di Kota Mataram.</p>Ni Luh Putu Cening ArsaSiti SriningsihAli Akbar Hidayat
Copyright (c) 2026 Ni Luh Putu Cening Arsa, Siti Sriningsih, Ali Akbar Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151213510.29303/oportunitas.v5i1.2792TANTANGAN DAN DAMPAK IMPLEMENTASI KARTU KREDIT PEMERINTAH DAERAH (KKPD) TERHADAP AKUNTABILITAS PENATAUSAHAAN KEUANGAN DI KOTA BOGOR
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2876
<p>Penelitian ini mengkaji tantangan dan dampak implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) terhadap akuntabilitas penatausahaan keuangan di Kota Bogor. Implementasi KKPD merupakan bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan belanja daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Pemerintah Kota Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan bendahara pengeluaran, analisis dokumen laporan transaksi KKPD, dan kajian literatur dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KKPD menghadapi beberapa tantangan meliputi keterbatasan pemahaman prosedur operasional, kurangnya infrastruktur pendukung yang memadai, dan resistensi terhadap perubahan dari sumber daya manusia yang terbiasa dengan sistem tunai konvensional. Namun demikian, KKPD juga menunjukkan dampak positif seperti peningkatan transparansi melalui penelusuran transaksi digital, pengurangan risiko pengelolaan uang tunai, peningkatan efisiensi dalam proses pelaporan keuangan, dan penguatan sistem pengendalian internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, implementasi KKPD memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan akuntabilitas penatausahaan keuangan pemerintah daerah. Keberhasilan implementasi memerlukan dukungan komprehensif meliputi pelatihan teknis, infrastruktur memadai, regulasi yang jelas, serta komitmen kuat dari pimpinan dan seluruh stakeholder yang terlibat.</p>Rugaia Pakeu
Copyright (c) 2026 Rugaia Pakeu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151364510.29303/oportunitas.v5i1.2876PERANAN PEMBIAYAAN AKAD MUSYARAKAH TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN MASBAGIK (STUDI KASUS: PT. BPRS TULEN AMANAH)
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2815
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pembiayaan akad musyarakah yang dilakukan oleh PT. BPRS Tulen Amanah terhadap pembekbangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kecamatan Masbagik, Lombok Timur.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak BPRS Tulen Amanah serta 15 informan sebagai nasabah penerima pembiayaan akad musyaraka. Penentuan informan dilakukan dengan tekhnik purposive sampling, yaitu nasabah yang usahanya telah bejalan minimal tiga tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan musyarakah berperan penting dalam mendorong perkembangan UMKM di kecamatan Masbagik tercermin dari meningkatnya omzet, pendapatan, dan skala usaha melalui penambahan stok barang, perluasan usaha, dan peningkatan asset. Namun demikian, tidak semua nasabah mengalami perkembangan pada usahanya khususnya UMKM yang mengalami kendala lokasi usaha yang kurang sterategis dan tingkat persaingan pasar yang tinggi. Keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh pembiayaan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor internal pelaku usaha serta kondisi pasar.</p>Zikratul Aini Afik YantiJalaludin Jalaludin
Copyright (c) 2026 Zikratul Aini Afik Yanti, Jalaludin Jalaludin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151465810.29303/oportunitas.v5i1.2815STRATEGI PEDAGANG PASAR TRADISIONAL TERMINAL PANCOR LOMBOK TIMUR DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN MENURUT PERSPEKTIF ISLAM
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2814
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh para pedagang di pasar tradisional terminal pancor Lombok Timur dalam menarik minat konsumen serta bagaimana penetapan nilai-nilai islam dalam aktivitas perdagangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri atas kepala pasar, pedagang, pembeli. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan trigulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang di pasar tradisional terminal pancor menerapkan berbagai strategi sederhana namun efektifitas,antara fleksibel, memberikan pelayanan yang ramah, menjaga kebersihan dan kerapian lapak, serta memanfaatkan media digital untuk promosi.</p>Siti Salwa Salsa SabilaJalaludin Jalaludin
Copyright (c) 2026 Siti Salwa Salsa Sabila, Jalaludin Jalaludin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151597110.29303/oportunitas.v5i1.2814ADOPSI TEKNOLOGI FINANSIAL SEBAGAI SISTEM PEMBAYARAN NON TUNAI: PEMBUKTIAN MODEL UTAUT2 PLUS PADA UMKM DI KOTA MATARAM
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2878
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan model UTAUT2 Plus dengan religiusitas sebagai variabel moderasi dalam menjelaskan adopsi teknologi finansial sebagai sistem pembayaran non-tunai pada UMKM di Kota Mataram. Secara spesifik, penelitian menguji pengaruh ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonik, nilai harga, dan kebiasaan terhadap niat dan perilaku mengadopsi fintech, serta peran moderasi usia, jenis kelamin, pengalaman pengguna, dan religiusitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanasi. Sampel terdiri dari 135 pelaku UMKM yang tersebar di enam kecamatan di Kota Mataram, dipilih dengan teknik probability random sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi yang memfasilitasi dan kebiasaan berpengaruh signifikan terhadap niat mengadopsi fintech. Kebiasaan juga berpengaruh signifikan terhadap perilaku mengadopsi fintech, demikian pula terhadap niat berperilaku terhadap perilaku penggunaan. Sebaliknya, ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, motivasi hedonik, dan nilai harga tidak terbukti berpengaruh signifikan. Variabel moderasi (usia, jenis kelamin, pengalaman pengguna, dan religiusitas) tidak terbukti memoderasi hubungan dalam model. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa faktor fungsional seperti ketersediaan infrastruktur dan pembentukan kebiasaan lebih dominan dibandingkan dengan faktor hedonik dan sosial dalam mendorong adopsi fintech di kalangan UMKM di Kota Mataram. Temuan ini mengimplikasikan perlunya peningkatan literasi digital, infrastruktur teknologi, dan strategi pembentukan kebiasaan penggunaan melalui program loyalitas dan kemudahan akses untuk memperluas adopsi fintech sebagai sistem pembayaran non-tunai.</p>Taufiq ChaidirMuaidy YasinJalaludin Jalaludin
Copyright (c) 2026 Taufiq Chaidir, Muaidy Yasin, Jalaludin Jalaludin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-022026-03-0251728410.29303/oportunitas.v5i1.2878