Oportunitas Ekonomi Pembangunan
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas
<p><img style="float: left; margin: 0 30px 0 0;" src="https://jurnal.fe.unram.ac.id/public/site/images/admin/sampul.jpg" alt="" width="204" height="289" /><strong>OPORTUNITAS</strong> adalah Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi S1 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram yang terbit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu bulan Maret dan September. Jurnal Oportunitas mempublikasikan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif dalam bidang ekonomi pembangunan yang berkualitas dengan menggunakan metode yang tepat dan bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. meliputi: 1) <span style="font-size: 0.875rem;">Ekonomi Moneter dan Perbankan; 2) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Ekonomi Sumberdaya; 3) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Ekonomi Perencanaan Pembangunan Wilayah; 4) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Agribisnis; 5) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Pariwisata; 6) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Keuangan Daerah; 7) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Ekonomi Islam; 8) </span><span style="font-size: 0.875rem;">Kewirausahaan.</span></p> <p>Submit artikel secara online dengan <strong><a title="Register" href="https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/user/register">Rister</a></strong>terlebih dahulu jika belum memiliki User Account atau <a href="https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/login">login</a> jika sudah terdaftar di Jurnal Oportunitas. Jika ada kendala atau pertanyaan bisa disampaikan via email ke <a href="mailto:[email protected]"><strong>[email protected]</strong></a></p>Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataramen-USOportunitas Ekonomi Pembangunan2829-2847Dampak Pengalihan Pertokoan Pancor Menjadi Tata Ruang Terbuka Publik Terhadap Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong Lombok Timur
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2488
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengalihfungsian pertokoan Pancor menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP) terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk menentukan informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan diuji dengan triangulasi, sedangkan analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan dampak sosial positif berupa meningkatnya partisipasi, interaksi sosial lebih terbuka, serta rasa aman bagi pengunjung. Secara ekonomi, pendapatan pedagang meningkat dan daya beli membaik, meski peluang kerja baru terbatas dan transisi awal menurunkan aktivitas ekonomi lokal. Secara keseluruhan, masyarakat merespons kehadiran RTP Pancor secara positif, meskipun masih muncul harapan agar kebijakan pembangunan lebih berpihak kepada pedagang kecil dan masyarakat lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata.Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa pembangunan ruang terbuka publik tidak hanya berdampak pada aspek fisik dan estetika kawasan, tetapi juga memiliki konsekuensi sosial dan ekonomi yang saling terkait. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan yang adil dan berkelanjutan perlu disertai dengan pemberdayaan masyarakat serta perlindungan bagi kelompok yang paling rentan menghadapi perubahan.</p>Nadia MeylaniWahidin Ida Ayu Putri Suprapti
Hak Cipta (c) 2026 Nadia Meylani, Wahidin , Ida Ayu Putri Suprapti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-015119Bahasa Indonesia
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2548
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi angkatan kerja berdasarkan kegiatan ekonomi masyarakat Desa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten Lombok timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari badan pusat statistk(BPS) dan arsip desa kesa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten lombok timur. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk usia kerja yang berjumlah 5.561 orang yang ada di desa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten Lombok timur. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja ( TPAK ) di Desa kesik, kecamatan masbagik, kabupaten Lombok timur tergolong tinggi, yaitu 97,46% dari total penduduk usia kerja sebanyak 5.561 orang , dengan sebagian besar penduduk telah bekerja dan hanya sebagian kecil yang masih menganggur atau sedang mencari pekerjaan. Sebagian besar angkatan kerja terserap di sektor primer seperti pertanian, peternakan, dan perikanan air tawar, sedangkan sektor sekunder berupa industri rumah tangga dan kerajinan serta sektor tersier meliputi perdagangan dan jasa. Hal ini menunjukkan bahwa struktur tenaga kerja di Desa kesik masih sangat bergantung pada potensi sumber daya alam dengan dukungan budaya gontong royong masyarakat. </p>Hapipah Nanda NovitasGusti Ayu AriniTuti Handayani
Hak Cipta (c) 2026 Hapipah Nanda Novitas, Gusti Ayu Arini, Tuti Handayani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151102010.29303/oportunitas.v5i1.2548PEGARUH PENERAPAN DIGITAL PAYMENT, CASH PAYMENT, DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KOTA MATARAM
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2792
<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembayaran digital, pembayaran tunai, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden wajib pajak PBB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data bantuan dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembayaran digital berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, sehingga kemudahan akses pembayaran digital terbukti meningkatkan kepatuhan. Variabel pembayaran tunai tidak berpengaruh, yang mengindikasikan bahwa pembayaran tunai tidak memberikan kontribusi berarti terhadap penyediaannya. Sementara itu, sanksi pajak menunjukkan tidak berpengaruh pada signifikansi taraf 5%. Nilai R-squared sebesar 0,1524 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara simultan mampu menjelaskan 15,24% variasi kepatuhan wajib pajak. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan implementasi pembayaran digital merupakan strategi yang lebih efektif dalam menetapkan kewajiban pajak PBB di Kota Mataram.</span></span></span></span></span></span></span></span></em></p>Ni Luh Putu Cening ArsaSiti SriningsihAli Akbar Hidayat
Hak Cipta (c) 2026 Ni Luh Putu Cening Arsa, Siti Sriningsih, Ali Akbar Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151213510.29303/oportunitas.v5i1.2792TANTANGAN DAN DAMPAK IMPLEMENTASI KARTU KREDIT PEMERINTAH DAERAH (KKPD) TERHADAP AKUNTABILITAS PENATAUSAHAAN KEUANGAN DI KOTA BOGOR
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2876
<p>Penelitian ini mengkaji tantangan dan dampak implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) terhadap akuntabilitas penatausahaan keuangan di Kota Bogor. Implementasi KKPD merupakan bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah yang bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan belanja daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Pemerintah Kota Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan bendahara pengeluaran, analisis dokumen laporan transaksi KKPD, dan kajian literatur dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KKPD menghadapi beberapa tantangan meliputi keterbatasan pemahaman prosedur operasional, kurangnya infrastruktur pendukung yang memadai, dan resistensi terhadap perubahan dari sumber daya manusia yang terbiasa dengan sistem tunai konvensional. Namun demikian, KKPD juga menunjukkan dampak positif seperti peningkatan transparansi melalui penelusuran transaksi digital, pengurangan risiko pengelolaan uang tunai, peningkatan efisiensi dalam proses pelaporan keuangan, dan penguatan sistem pengendalian internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, implementasi KKPD memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan akuntabilitas penatausahaan keuangan pemerintah daerah. Keberhasilan implementasi memerlukan dukungan komprehensif meliputi pelatihan teknis, infrastruktur memadai, regulasi yang jelas, serta komitmen kuat dari pimpinan dan seluruh stakeholder yang terlibat.</p>Rugaia Pakeu
Hak Cipta (c) 2026 Rugaia Pakeu
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151364510.29303/oportunitas.v5i1.2876Peranan Pembiayaan Akad Musyarakah Terhadap Perkembangan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Kecamatan Masbagik Lombok Timur (Studi kasus: PT. BPRS Tulen Amanah)
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2815
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pembiayaan akad musyarakah yang dilakukan oleh PT. BPRS Tulen Amanah terhadap pembekbangan usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM) di kecamatan Masbagik, Lombok Timur.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak BPRS Tulen Amanah serta 15 informan sebagai nasabah penerima pembiayaan akad musyaraka. Penentuan informan dilakukan dengan tekhnik purposive sampling, yaitu nasabah yang usahanya telah bejalan minimal tiga tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan musyarakah berperan penting dalam mendorong perkembangan UMKM di kecamatan Masbagik tercermin dari meningkatnya omzet, pendapatan, dan skala usaha melalui penambahan stok barang, perluasan usaha, dan peningkatan asset. Namun demikian, tidak semua nasabah mengalami perkembangan pada usahanya khususnya UMKM yang mengalami kendala lokasi usaha yang kurang sterategis dan tingkat persaingan pasar yang tinggi.keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh pembiayaan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor </em><em>internal pelaku usaha serta kondisi pasar.</em></p>Zikratul Aini Afik YantiJalaludin Jalaludin
Hak Cipta (c) 2026 Zikratul Aini Afik Yanti, Jalaludin Jalaludin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151465810.29303/oportunitas.v5i1.2815STRATEGI PEDAGANG PASAR TRADISIONAL TERMINAL PANCOR LOMBOK TIMUR DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN MENURUT PERSPEKTIF ISLAM
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2814
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh para pedagang di pasar tradisional terminal pancor Lombok Timur dalam menarik minat konsumen serta bagaimana penetapan nilai-nilai islam dalam aktivitas perdagangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri atas kepala pasar, pedagang, pembeli. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan trigulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang di pasar tradisional terminal pancor menerapkan berbagai strategi sederhana namun efektifitas,antara fleksibel, memberikan pelayanan yang ramah, menjaga kebersihan dan kerapian lapak, serta memanfaatkan media digital untuk promosi.</p>Siti Salwa Salsa SabilaJalaludin Jalaludin
Hak Cipta (c) 2026 Siti Salwa Salsa Sabila, Jalaludin Jalaludin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0151597110.29303/oportunitas.v5i1.2814Adopsi Teknologi Finansial Sebagai Sistem Pembayaran Non Tunai: Pembuktian Model UTAUT2 Plus pada UMKM di Kota Mataram
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2878
<p><em>Abstrak</em></p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan model UTAUT2 Plus dengan religiusitas sebagai variabel moderasi dalam menjelaskan adopsi teknologi finansial sebagai sistem pembayaran non-tunai pada UMKM di Kota Mataram. Secara spesifik, penelitian menguji pengaruh ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi, motivasi hedonik, nilai harga, dan kebiasaan terhadap niat dan perilaku mengadopsi fintech, serta peran moderasi usia, jenis kelamin, pengalaman pengguna, dan religiusitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanasi. Sampel terdiri dari 135 pelaku UMKM yang tersebar di enam kecamatan di Kota Mataram, dipilih dengan teknik probability random sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi yang memfasilitasi dan kebiasaan berpengaruh signifikan terhadap niat mengadopsi fintech. Kebiasaan juga berpengaruh signifikan terhadap perilaku mengadopsi fintech, demikian pula terhadap niat berperilaku terhadap perilaku penggunaan. Sebaliknya, ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, motivasi hedonik, dan nilai harga tidak terbukti berpengaruh signifikan. Variabel moderasi (usia, jenis kelamin, pengalaman pengguna, dan religiusitas) tidak terbukti memoderasi hubungan dalam model. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa faktor fungsional seperti ketersediaan infrastruktur dan pembentukan kebiasaan lebih dominan dibandingkan dengan faktor hedonik dan sosial dalam mendorong adopsi fintech di kalangan UMKM di Kota Mataram. Temuan ini mengimplikasikan perlunya peningkatan literasi digital, infrastruktur teknologi, dan strategi pembentukan kebiasaan penggunaan melalui program loyalitas dan kemudahan akses untuk memperluas adopsi fintech sebagai sistem pembayaran non-tunai.</em></p> <p><em> </em><strong><em>Kata Kunci:</em></strong><em> UTAUT2, fintech, sistem pembayaran non-tunai, UMKM, religiusitas.</em></p> <p> </p> <p> </p>Taufiq ChaidirMuaidy YasinJalaludin Jalaludin
Hak Cipta (c) 2026 Taufiq Chaidir, Muaidy Yasin, Jalaludin Jalaludin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-022026-03-0251728410.29303/oportunitas.v5i1.2878KEBIJAKAN ZERO WASTE DAN PERAN GUIDE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PENDAKIAN DI KAWASAN TAMAN NASIONAL GUNUNG RINJANI
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2835
<p>Meningkatnya aktivitas pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani menimbulkan permasalahan sampah yang berpotensi mengganggu kelestarian kawasan. Sebagai upaya penanganan, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menerapkan kebijakan Go Rinjani Zero Waste 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan implementasi kebijakan Go Rinjani Zero Waste 2025 dalam menekan timbulan sampah pendakian serta mengkaji peran strategis porter dan guide sebagai aktor lapangan dalam mendukung pengelolaan sampah serta tantangan atau hambatan dalam implementasi kebijakan zero waste sebagai upaya konservasi lingkungan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan zero waste diterapkan melalui repacking logistik, larangan kemasan plastik sekali pakai, serta sistem pack in–pack out dengan sanksi administratif, berhasil dalam menekan jumlah sampah di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani terutama di jalur pendakian, area perkemahan, dan Danau Segara Anak. Peran guide dan porter terbukti penting dalam mendukung pengelolaan sampah dan upaya konservasi kawasan. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala berupa rendahnya kesadaran sebagian pendaki dan belum konsistennya pengawasan terutama di pintu keluar pendakian.</p>Muh. Maulana Ali RozikiDiswandi DiswandiBaiq Saripta Wijimulawiani
Hak Cipta (c) 2026 Muh. Maulana Ali Roziki, Diswandi Diswandi, Baiq Saripta Wijimulawiani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-022026-03-0251859710.29303/oportunitas.v5i1.2835ANALISIS TINGKAT KETERCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) PADA DESA WISATA DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2893
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada desa wisata yang terklasifikasi mandiri (Senaru) dan maju (Bayan) di Kabupaten Lombok Utara. Pariwisata diakui sebagai salah satu pendorong utama dalam pencapaian SDGs, terutama melalui peranannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, pelestarian lingkungan, dan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Dengan jumlah desa wisata yang terus meningkat di NTB, penting untuk mengevaluasi kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan di 2 (dua) desa wisata yang terklasifikasi mandiri dan maju di Kabupaten Lombok Utara, dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal (terlibat dan tidak terlibat), dan wisatawan.</em></p> <p><em>Indikator yang digunakan disesuaikan dengan dokumen evaluasi Best Tourism Village tahun 2024 oleh UNWTO, yang relevan dengan tujuan SDGs. Data dianalisis menggunakan teknik cut-off point untuk menentukan tingkat ketercapaian SDGs dalam tiga kategori yaitu: Rendah = 1,00 – 2,33, Sedang = 2,34 – 3,66, Tinggi = 3,67 – 4,00 untuk setiap indikator yang digunakan. Secara keseluruhan, kedua desa wisata ini berkontribusi positif terhadap pencapaian SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 15 (Life on Land), serta mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui tata kelola partisipatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa desa wisata di Kabupaten Lombok Utara telah berada di jalur yang tepat (on track) dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan 2030, meskipun masih diperlukan upaya penguatan di beberapa aspek.</em></p>Adhitya Bagus SingandaruRizal KurniansahMahmudah BudiatiningsihSiti Hamdiah Rojabi
Hak Cipta (c) 2026 Adhitya Bagus Singandaru, Rizal Kurniansah, Mahmudah Budiatiningsih, Siti Hamdiah Rojabi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-092026-03-09519811210.29303/oportunitas.v5i1.2893STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH BERBASIS UMKM DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2910
<p>Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan produk unggulan daerah berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Daerah ini memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang signifikan, namun belum terkelola secara optimal dalam kerangka penguatan daya saing produk lokal. Penelitian dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu identifikasi produk unggulan, perumusan strategi pengembangan, pembentukan ekosistem pendukung, dan evaluasi dampak pengembangan terhadap aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Tahap identifikasi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan kriteria kontribusi ekonomi, keberlanjutan bahan baku, dan daya saing pasar. Tahap perumusan strategi menerapkan analisis SWOT dan pendekatan Local Economic Development (LED). Hasil penelitian menetapkan produk unggulan dengan nilai >0,4, yaitu kain tenun khas, madu asli, olahan rumput laut (dodol, pilus, steak), biji mete, kopi, dan tas rumput laut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama hulu–hilir dalam sistem industri untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.</p>Himawan SutantoDidy Ika SupryadiTaufan Handika PutraAbdurrahman Abdurrahman
Hak Cipta (c) 2026 Himawan Sutanto, Didy Ika Supryadi, Taufan Handika Putra, Abdurrahman Abdurrahman
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-092026-03-095111312410.29303/oportunitas.v5i1.2910Utang Pemerintah: Amankah Utang Indonesia Saat Ini?
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2892
<p>Tingkat utang Pemerintah Indonesia selama periode 1993-2021 mengalami trend pertumbuhan yang tinggi dan relatif berkesinambungan. Sehingga berpotensi untuk mengancam kesinambungan fiskal dan bepotensi masuk kepada perangkap utang (debt trap) bahkan mengalami debt crises. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam permasalahan utang yang dihadapi oleh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penentuan batas aman utang pemerintah yang dikembangkan oleh Mendoza & Oveido (2004) yang dipengaruhi oleh perilaku dari kebijakan fiskal, pertumbuhan ekonomi dan tingkat suku bunga. Hasil perhitungannya menunjukkan bahwa ambang batas utang pemerintah Indonesia mencapai 46,1 persen. Jika kondisi rasio utang terhadap PDB selama rentang periode penelitian dibandingkan dengan hasil perhitungan penentuan batas aman utang pemerintah masih relatif aman, karena memiliki trend yang negatif. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan utang pemerintah Indonesia terus mengalami perbaikan yang relatif signifikan. Kondisi kepercayaan pasar terhadap fundamental perekonomian Indonesia yang juga masih relatif tinggi dengan peringkat Indonesia yang masih layak investasi. Harapannya dalam pengelolaan utang, pemerintah perlu untuk berhati-hati khususnya pengelolaan pinjaman luar negeri dengan memanfaatkannya untuk mendukung pencapaian prioritas nasional yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>Risanda Alirastra BudiantoroAhmad Syahrul FauziM. Aulia RachmanMario Rosario Wisnu Aji
Hak Cipta (c) 2026 risanda, Ahmad Syahrul Fauzi, M. Aulia Rachman, Mario Rosario Wisnu Aji
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-102026-03-105112514710.29303/oportunitas.v5i1.2892PERAN ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENDORONG CSR BERKELANJUTAN: STUDI PADA BSI KC SAMARINDA ANTASARI
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2887
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Islamic Corporate Governance (ICG) dalam mendorong pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) berkelanjutan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Samarinda Antasari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan penerapan tata kelola perusahaan berbasis syariah yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan regulasi, tetapi juga pada pencapaian nilai maqashid syariah serta keberlanjutan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari pihak internal bank dan penerima manfaat program CSR. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah mampu mendorong pelaksanaan CSR yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Program CSR tidak hanya bersifat administratif, tetapi memberikan dampak nyata pada aspek sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pengawasan Dewan Pengawas Syariah turut memastikan kesesuaian program CSR dengan prinsip syariah serta memperkuat akuntabilitas pelaksanaannya. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian mengenai integrasi Islamic Corporate Governance dan CSR berbasis maqashid syariah. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perbankan syariah dalam mengoptimalkan tata kelola syariah untuk mendorong keberlanjutan program CSR.</p>Nayla NurfadhilaRinna Ramadhan Ain Fitriah
Hak Cipta (c) 2026 Nayla Nurfadhila, Rinna Ramadhan Ain Fitriah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-112026-03-115114815510.29303/oportunitas.v5i1.2887Dampak Ekonomi Pembangunan Smelter Terhadap Masyarakat Lokal: Analisis Difference-in-Differences Di Kecamatan Maluk
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2908
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan smelter terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, dengan menggunakan metode Difference-in-Differences (DiD) dan menjadikan Kecamatan Jereweh sebagai kelompok kontrol. Data penelitian diperoleh melalui survei rumah tangga yang mencakup variabel pendapatan, jenis pekerjaan, pendidikan, dan pengeluaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan smelter memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga di Kecamatan Maluk dibandingkan dengan Jereweh, yang mengindikasikan adanya efek kausal dari proyek hilirisasi mineral ini. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pembangunan smelter mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, meskipun masih terdapat tantangan berupa ketidakmerataan distribusi manfaat antar rumah tangga.</em></p>Ahmad Zaenal WafikM. JumaediNadia Nuril Ferdaus
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Zaenal Wafik, M. Jumaedi, Nadia Nuril Ferdaus
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-122026-03-125115616210.29303/oportunitas.v5i1.2908DETERMINAN SOSIAL EKONOMI DAN PENGARUH TERHADAP KETIMPANGAN GENDER DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2960
<p>Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan indeks ketimpangan gender. Selain itu, untuk mengetahui pengaruh angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, pengeluaran per kapita disesuaikan, dan tingkat pertisipasi angkatan kerja terhadap indeks ketimpangan gender. Penelitian ini menerapkan analisis kuantitatif yakni memanfaatkan data sekunder, analisis berbentuk regresi data panel dari ke 10 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2020-2024, dikumpulkan melalui metode dari publikasi resmi serta laporan tahunan yang relevan, bersumber badan pusat statistik (BPS). Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa dinamika indeks ketimpangan gender disetiap tahunnya mengalami fluktuasi. Nilai Indeks Ketimpangan Gender dengan kenaikan tertinggi pada tahun 2020-2024, Kabupaten Bima sebesar 0,081 Poin, sedangkan kabupaten yang mengalami penurunan terdalam, berada di Kabupaten Sumbawa Barat sebesar -0,044 poin. Secara parsial, variabel rata-rata lama sekolah, berkolerasi negatif dan signifikan terhadap ketimpangan gender, sedangkan variabel angka harapan hidup, variabel pengeluaran per kapita disesuaikan, dan variabel tingkat partisipasi angkatan kerja tidak berpengaruh terhadap ketimpangan gender. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk dapat menambah variabel lainnya yang diduga memiliki korelasi dengan indeks ketimpangan gender, memperbesar sampel, dan memperluas wilayah kerja, serta penambahan periode penelitian, sehingga output hasi penelitian lebih baik, dan menjadi perbandingan penelitian ini. Serta dapat juga dengan meneliti di suatu kabupaten atau desa dalam ketimpangan gender akan sosial budayanya.</p>Darianto ManikHeriberta HeribertaDwi Hastuti
Hak Cipta (c) 2026 Darianto Manik, Heriberta Heriberta, Dwi Hastuti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-292026-03-295116317710.29303/oportunitas.v5i1.2960FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN PENGGUNAAN SHOPEEPAY LATER DALAM PERSPEKTIF MAQASID SYARIAH
https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/oportunitas/article/view/2962
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman riba, pengetahuan produk, dan kemudahan berbelanja terhadap keputusan penggunaan ShopeePay Later pada mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman dalam perspektif Maqasid Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 36 responden yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif, pernah atau sedang menggunakan ShopeePay Later, serta telah menempuh mata kuliah fikih muamalah. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman riba dan pengetahuan produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan ShopeePay Later, sedangkan kemudahan berbelanja berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,532. Dalam perspektif Maqasid Syariah, temuan ini menunjukkan bahwa faktor kemudahan (taysir) lebih dominan dibandingkan pertimbangan normatif dan kognitif, sehingga berpotensi mendorong perilaku konsumsi yang kurang selaras dengan perlindungan agama (hifz al-din), akal (hifz al-aql), dan harta (hifz al-mal). Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan syariah diperlukan agar penggunaan layanan keuangan digital lebih berorientasi pada kemaslahatan</p>Andi Martina KamaruddinRabiatul Adawiyah Syadariani
Hak Cipta (c) 2026 Andi Martina Kamaruddin, Rabiatul Adawiyah , Syadariani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-062026-04-065117818610.29303/oportunitas.v5i1.2962