ANALISIS TRANSFORMASI TENAGA KERJA DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR NON PERTANIAN DI DESA PEMEPEK, KECAMATAN PRINGGARATA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Authors

  • Amir Manggala putra FEB UNRAM
  • Helmy Fuadi Universitas Mataram
  • Tuti Handayani Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/konstanta.v2i2.717

Keywords:

Kata Kunci: Transformasi, Tenaga Kerja, Sektor Pertanian, Sektor Non Pertanian.

Abstract

Skripsi ini membahas tentang transformasi tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian yang terjadi di Desa Pemepek, Kecamatan Pringgarata dan analisi tentang pendapatan sebelum dan sesudah bekerja di sektor non pertanian yang masih memiliki lahan. Sektor pertanian masih menjadiandalan utama dalam perekonomian nasional, namun ada beberapa tenaga kerja yang memilih bertransformasi dikarenakan nilai tukar di sektor pertanian yang masih terbilang rendah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan analisis data menggunkan program SPSS 26. Hasil penelitian ini banyak tenaga kerja di desa Pemepek yang memilih bertransformasi ke sektor non pertanian dikarenakan beberapa alasan yakni: Pendapatan yang rendah, luas lahan, kondisi lahan, lahan dijual, bekerja dilahan orang, tidak minat lagi, dan alih fungsi lahan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan sebelum dan sesudah bertransformasi ke sektor non pertanian.

References

Badan Pusat Statistik. 2022. Produk Domestik Bruto (PDB) Lapangan Usaha Pertanian atas Dasar Harga Berlaku (ADHB). https:www.bps.go.id. Diakses Pada 11 Oktober.

Badan Pusat Statistik. 2022. jumlah pekerja di sektor pertanian. https:www.bps.go.id. Diakses Pada 11 Oktober.

Badan Pusat Statistik. 2022. Sektor non pertanian. http:/www.bps.go.id. Diakses pada 9 Oktober 2022.

CNBC Indonesia. 2022. “Terbanyak dari India,RI Impor Beras 400-an Ribu Ton”. https://www.cnbcindonesia.com/news/20220815122935-4-363796/terbanyak-dari-india-ri-impor-beras-400-an-ribu-ton#:~:text=Jakartapersen2Cpersen20CNBCpersen20Indonesiapersen20persen2Dpersen20Badanpersen20Pusat,yangpersen20mencapaipersen20356.286persen2C2persen20ton. Diakse pada 19 September 2022 pukul 22.35 wita.

CNBC Indonesia. 2022. “RI Terancam Krisis Petani: Orang Jadi Petani Karena Terpaksa”. https://www.cnbcindonesia.com/news/20191115203453-4-115724/ri-terancam-krisis-petani-orang-jadi-petani-karena-terpaksa. Diakses pada 19 September 2022 pukul 22.35.

Databoks. 2022, 15 Februari. “Ini Kontribusi Sektor Pertanian terhadap Ekonomi RI Tahun 2021”. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/02/15/ini-kontribusi-sektor-pertanian-terhadap-ekonomi-ri-tahun-2021#:~:text=Kontribusipersen20sektorpersen20pertanianpersen20terhadappersen20PDB,sebesarpersen200persen2C65persen20persenpersen20poin. Diakses pada 18 september 2022 pukul 22.28 wita

NTB Satu Data. 2022. “Rekapitulasi Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Jagung di Provinsi NTB”. https://data.ntbprov.go.id/dataset/rekapitulasi-luas-panen-produksi-dan-produktivitas-jagung-di-provinsi-ntb. Diakses pada 20 September 2022 pukul 22.44 wita.

NTB Satu Data. 2022. “Rekapitulasi Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Padi di Provinsi NTB”. https://data.ntbprov.go.id/dataset/rekapitulasi-produksi-luas-panen-dan-produktiitas-padi-di-provinsi-ntb. Diakses pada 20 September 2022 pukul 22.44 wita.

Pemerintah Desa Pemepek. 2022. Data Lahan dan Luas Lahan di desa Pemepek

Pemerintah Desa Pemepek. 2022. Data Jumlah Penduduk Yang Bekerja Di Sektor Pertanian Dan Non Pertanian.

Todaro, M. P. S.C. Smith 2006. Pembangunan Ekonomi: Edisi Ke sembilan Jilid 1. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Wikipedia. 2022. Pertanian. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertanian#:~: text=Pertanianpersen20adalahpersen20kegiatanpersen20pemanfaatanpersen20sumber,sertapersen20untukpersen20mengelolapersen20lingkunganpersen20hidupnya. Diakses Pada 10 Oktober 2022, pukul 17 wita.

Downloads

Published

2023-12-26