ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TUNGGU TENAGA KERJA TERDIDIK DI KABUPATEN LOMBOK BARAT

Penulis

  • Agus Pranata Universitas Mataram
  • Luluk Fadliyanti Universitas Mataram
  • Baiq Saripta Wijimulawiani Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/konstanta.v2i2.693

Kata Kunci:

Waktu tunggu tenaga kerja terdidik, Waiting time for educated workforce

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab dan dilema para tenaga kerja terdidik di kabupaten Lombok Barat mengalami waktu tunggu dalam mencari atau mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan hipotesis diduga faktor - faktor yang mempengaruhi penawaran tenaga kerja terdidik seperti jenis kelamin, jurusan pendidikan, pengalaman kerja, dan umur berpengaruh terhadap waktu tunggu tenaga kerja terdidik dalam mencari pekerjaan yang sesuai.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga kerja terdidik yang ada di Kabupaten Lombok Barat dengan pendidikan terakhir SMA, D-I/II/III, atau S1 dan diambil sampel sebanyak 100 orang. Data penelitian ini menggunakan data primer dari hasil kuesioner.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tenaga kerja terdidik mengalami waktu tunggu atau menganggur dikarenakan tingkat pendidikan yang tidak sesuai dengan permintaan lapangan pekerjaan yang ada atau tidak sesuai dengan jurusan yang mereka tamatkan. Tenaga kerja terdidik bersedia menerima pekerjaan apa saja jika tidak mendapatkan kerja hingga waktu tertentu namun tetap mempertimbangkan jenis kelamin, jurusan pendidikan, pengalaman kerja dan umur sebagai penghambat mendapatkan kerja.

Referensi

Agustina. (2014). Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Kista Ovarium Dengan Menggunakan Metode Bayes. Pelita Informatika Budi Darma. Vol. 3 (II). Hlm. 123 - 130.

Arsyad, L. (1999). Pengantar perencanaan dan pembangunan ekonomi daerah.

Badan Pusat Statistik. (2008). Bps.go.id.

Badan Pusat Statistik. (2019). Retrieved from https://www.bps.go.id/indikator/indikator/view_data/0000/data/1177/sdgs_11/1#:~:text=Pengangguran%20yaitu%3A%20(1)%20penduduk,alasan%20sudah.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara. (2022). Bps.go.id. Retrieved from https://ntb.bps.go.id/site/resultTab.

Basuki, A. (2006). Metode Bayes. Surabaya: PENS - ITS.

Dharmakusuma, S. (1998). Trade Off Antara Inflasi Dan Tingkat Pengangguran, GEMA STIKUBANK. November 1998 Hal 43 - 48.

Disnakertrans Prov NTB. (2021). disnakertrans.ntbprov.go.id.

Effendi, T. N. (1995). Sumber Daya Manusia Peluang Kerja dan Kemiskinan. Yogyakarta.: Tiara Wacana.

Ika, N. (2009). Hubungan Motivasi Bekerja dengan Waktu tunggu kerja pada lulusan program studi pendidikan fata rias, (jurnal yang di publikasian Universitas Negeri Jakarta).

Indah, G. (2014). Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Terdidik Di Sulanesi Selatan, (Skripsi yang di publikasikan Universitas Hasanuddin).

Jolianis. (2021). ANALISIS DURASI MENGANGGUR TENAGA KERJA TERDIDIK DI INDONESIA DARI PERSPEKTIF PENAWARAN TENAGA KERJA.

Kembar, A. (2010). Analisis pengaruh Tingkat Pendidikan, Pertumbuhan Ekonomi Dan Upah Terhadap Pengangguran Terdidik Di Sumatra Barat, (Jurnal yang di publikasikan Universitas Negeri Padang).

Kiki, S. (2012). Analisis Pengaruh Pendidikan, Keterampilan Dan Upah Terhadap Lama Mencari Kerja Pada Tenaga Kerja Terdidik Di Beberapa Kecamatan Di Kabupaten Demak, (Skripsi yang di publikasikan Universitas Diponegoro).

Knox, David & Schacht, Caroline. (2016). Choices in Relationship; An Introduction to Marriage and The Family, United States: Cengage Learning profil.

Mankiw, G. (2006). Principles of Economics Pengantar Ekonomi Makro Edisi Ketiga. Jakarta: Salemba Utama.

Mulyono, M. (1997). Pengangguran Tenaga Kerja Terdidik. Jakarta: Bumi Aksara.

Rizky, W. (2012). Analisis Faktor - FakIor Yang Mempengaruhi lama Mencari Kerja Bagi Tenaga Kerja Terdidik Di Kota Makassar, Rizky, W. (2012). Analisis Faktor - FakIor Yang Mempengaruhi( Skripsi yang di publikasikan Universitas Hasanuddin).

Satrio, A. (2010). Pengaruh Umr, Pendidikan, Pendapatan Dan Pengalaman Kerja Terhadap Lama Mencari Kerja Bagi Tenaga Kerja Terdidik Di Kota Magelang, (proposal yang di publikasikan Universitas Diponegoro).

Sevilla, C. G. (1960). Pengantar Metode Penelitian. Terjemahan Allimuddin Tuwu, 1993.

Simanjuntak, J. P. (1998). Pengantar Ekonomi SDM. Jakarta: LPFE UI.

Simanjuntak, J. P. (2001). Pengantar Ekonomi Sumber Daya manusia. LPFEUL: Jakarta.

Subri, M. (2003). Ekonomi Sumber Daya Manusia dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Sudarsono. (1988). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: BP.STIE.YKPN.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukirno, S. (2003). Pengantar Teori Mikro ekonomi Edisi Ketiga. Jakarta: Grafindo.

Sumarsono, S. (2009). Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan. Jakarta: FE UI.

Suryabrata. (1998). Metode penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suryabrata, S. (2000). Metodologi penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sutomo, AM Susilo, Lies Susanti. (1999). Analisis Pengangguran Tenaga Kerja Terdidik di Kota madya Surakarta (Pendekatan Search Theory). Edisi Januari - Maret 1999. Jurnal Perspektif, FE UNS.

Tobing, E. (1994). Pengangguran tenaga kerja terdidik. Jakarta: Media Indonesia.

Todaro, M. P. (2011). Economic Development (Pembangunan Ekonomoi Di Dunia Ketiga Ahli Bahasa Haris Munandar). Erlangga: Jakarta.

Diterbitkan

2023-12-26