DAMPAK INDIKATOR SOSIAL-EKONOMI TERHADAP PERTUMBUHAN PDRB REGIONAL DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.29303/konstanta.v5i1.3258Kata Kunci:
PDRB, Tingkat Kemiskinan, Gini Ratio, Tingkat Pengangguran Terbuka, Indeks Pembangunan ManusiaAbstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh indikator sosial-ekonomi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2020–2024 dengan menggunakan pendekatan regresi data panel. Hasil estimasi menunjukkan bahwa model Fixed Effect merupakan model terbaik, dengan temuan utama bahwa tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan Gini Ratio tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja ekonomi daerah di NTB sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia serta kemampuan daerah dalam menekan kemiskinan dan pengangguran, sementara pertumbuhan ekonomi yang terjadi belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan pendapatan. Secara simultan, seluruh variabel sosial-ekonomi yang diteliti berpengaruh signifikan terhadap PDRB, sehingga penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kualitas manusia guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan lebih inklusif di Provinsi NTB.
Referensi
Anggraini, W. P., & Warsitasari, W. D. (2023). Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka, Rasio Gini, Kemiskinan Dan Upah Minimum Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Timur. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2).
Gujarati, D., & Porter, D. (2012). Dasar - Dasar Ekonometrika Buku 2 (Edisi 5).
Jakarta: Salemba Empat.
Ibekwe, A. I., & Ibekwe, A. O. (2022). Effect of Income Inequality on The Economic Growth of Nigeria. JOURNAL OF EMERGING TRENDS IN MANAGEMENT SCIENCES AND ENTREPRENEURSHIP, 4(2), 97-110.
Krisandi, R. E. N., Delsi, R., Ramadhan, R., & Irmanelly, I. (2024). Determinan Inklusivitas Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi. Prosiding Diseminasi Ilmiah UM Jambi, (1), 167-171.
Munawir, M., & Saharuddin, S. (2023). Pengaruh Partisipasi Angkatan Kerja (Tpak) Dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Terhadap PDRB di Provinsi Aceh. Jurnal Ekonomika Indonesia, 12(1), 10-18.
Novriansyah, M. A. (2018). Pengaruh pengangguran dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi Gorontalo. Gorontalo Development Review, 1(1), 59-73.
Onwuka, C. E. (2021). Poverty, income inequality and economic growth in Nigeria (1981-2019).
Raysharie, P. I., Apriliana, A., Takari, D., & Nasrida, M. F. (2023). Analisis dampak inflasi, PAD dan tingkat pengangguran terbuka terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya tahun 2014-2020. Jurnal Manajemen Riset Inovasi, 1(2), 57-73.
Silaen, Sofan dan Widiyono. (2013). Metodelogi Penelitian Sosial untuk penulisan skripsi dan tesis. Jakarta : IN Media
Siregar, S. Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Inflasi Terhadap Pdrb Riil Tahun 2002–2022 Kota Medan.
Situmorang, F., & Suharianto, J. (2024). Eksplorasi Jejak Tingkat Pengangguran Terbuka, Jumlah Penduduk Miskin, Dan Upah Minimum Regional Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Di Provinsi Sumatera Utara 2002-2022. Journal of Economics and Regional Science, 4(2), 98-114.
Zahari, R. D., & Prabowo, P. S. (2022). Pengaruh Kemiskinan dan Pengangguran terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Mataraman Provinsi Jawa Timur. JDEP, 5(2), 103-110.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Siti Fatimah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





