ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015-2024
DOI:
https://doi.org/10.29303/oportunitas.v5i2.3128Keywords:
Kontribusi, Pajak Daerah, Pendapatan Asli DaerahAbstract
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu sumber utama PAD berasal dari pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah provinsi, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), dan Pajak Rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi dan tren pajak provinsi terhadap PAD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan realisasi penerimaan pajak daerah dan PAD Provinsi NTB tahun 2015–2024. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kontribusi dan analisis tren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi PKB terhadap PAD memiliki rata-rata sebesar 21% dan tergolong sedang, BBNKB sebesar 20% tergolong sedang, PBBKB sebesar 16% tergolong rendah, PAP sebesar 6% tergolong sangat rendah, dan Pajak Rokok sebesar 18% tergolong rendah. Secara keseluruhan, Pajak Provinsi memiliki kontribusi tinggi terhadap PAD dengan rata-rata sebesar 76% dan menunjukkan tren yang relatif stabil selama periode penelitian. Hal tersebut menunjukkan bahwa pajak provinsi sebagai pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah provinsi memiliki peran dominan dalam pembentukan PAD Provinsi NTB
References
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu sumber utama PAD berasal dari pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah provinsi, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), dan Pajak Rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi dan tren pajak provinsi terhadap PAD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan realisasi penerimaan pajak daerah dan PAD Provinsi NTB tahun 2015–2024. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis kontribusi dan analisis tren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi PKB terhadap PAD memiliki rata-rata sebesar 21% dan tergolong sedang, BBNKB sebesar 20% tergolong sedang, PBBKB sebesar 16% tergolong rendah, PAP sebesar 6% tergolong sangat rendah, dan Pajak Rokok sebesar 18% tergolong rendah. Secara keseluruhan, Pajak Provinsi memiliki kontribusi tinggi terhadap PAD dengan rata-rata sebesar 76% dan menunjukkan tren yang relatif stabil selama periode penelitian. Hal tersebut menunjukkan bahwa pajak provinsi sebagai pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah provinsi memiliki peran dominan dalam pembentukan PAD Provinsi NTB.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Aulia Mujahidah, Baiq Ismiwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


