ANALISIS SEKTOR UNGGULAN SEBAGAI BASIS EKONOMI KABUPATEN LOMBOK UTARA

Authors

  • Dian Sukma Nindi Universitas Mataram
  • Wahidin Wahidin Universitas Mataram
  • M. Jumaedi Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/oportunitas.v5i2.3178

Keywords:

Sektor Unggulan Basis, PDRB, Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Typology Klassen.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor basis dan nonbasis serta menganalisis prospek perkembangan dan posisi sektoral perekonomian Kabupaten Lombok Utara selama periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut 17 lapangan usaha Kabupaten Lombok Utara dan Provinsi Nusa Tenggara Barat yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan menggunakan Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi tingkat spesialisasi sektoral, Dynamic Location Quotient (DLQ) untuk melihat prospek pertumbuhan relatif berdasarkan pola historis, serta Tipologi Klassen untuk mengklasifikasikan posisi sektor berdasarkan pertumbuhan dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah. Hasil analisis LQ menunjukkan terdapat sebelas sektor basis dan enam sektor nonbasis. Sektor dengan nilai LQ rata-rata tertinggi adalah Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 3,58. Analisis DLQ menunjukkan dua belas sektor prospektif dan lima sektor tidak prospektif, dengan nilai DLQ tertinggi pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 26,90. Tipologi Klassen mengidentifikasi tiga sektor pada Kuadran I (maju dan tumbuh pesat), delapan sektor pada Kuadran II (maju tetapi tertekan), satu sektor pada Kuadran III (potensial), dan lima sektor pada Kuadran IV (relatif tertinggal). Ketiga sektor yang konsisten menempati Kuadran I adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang; serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Kabupaten Lombok Utara memiliki basis yang kuat pada sektor pertanian dan pariwisata, sementara sektor pengadaan air dan pengelolaan lingkungan memiliki peran pendukung yang strategis. Hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam menetapkan prioritas pembangunan berdasarkan karakteristik dan posisi masing-masing sektor.

References

Arsyad, L. (2015). Ekonomi Pembangunan dan Pembangunan Ekonomi, Ekonomi Pembangunan Berkelanjutan. 05(01), 1–37.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2024. Penduduk, Laju Pertumbuhan Penduduk, Distribusi Persentase Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Lombok Utara 2022-2024. Mataram: BPS Kabupaten Lombok Utara

Badan Pusat Statistik (BPS). 2024. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Lombok Utara 2020-2024. Mataram: BPS Kabupaten Lombok Utara

Badan Pusat Statistik (BPS). 2024. Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Nusa Tenggara Barat 2020-2024. Mataram: BPS Provinsi NTB

BPS. (2024). Bps Kabupaten Lombok Utara 2024. 49.

Tambunan, N., & Fauziyah, S. (2023). Analisis Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Perekonomian di Indonesia Nurma Tambunan 1 , Syifa Fauziyah 2 Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(November), 719–726.

Taufik, M. Z. (2024). Tranformasi Dan Kinerja Perekonomian Kabupaten Lombok Utara Pasca Bencana Gempa Lombok 2018. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), IX(01), 36–46.

Wahyudi, W. (2022). Analisis Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning Saat Pandemi Covid-19 (Deskriptif Kuantitatif Di Sman 1 Babadan Ponorogo). KadikmA, 13(1), 68. https://doi.org/10.19184/kdma.v13i1.31327

Wahyudi, W. W., Triana, E., & Tou, H. J. (2020). Arahan Pengembangan Wilayah Berbasis Produk Unggulan Studi Kasus: Kecamatan Muara Tabir Kabupaten Tebo. Jurnal REKAYASA, 10(1), 32–44.

Widodo T. (2006). Perencanaan Pembangunan: Aplikasi Komputer (Era Otonomi Daerah). Yogyakarta, 111-122.

Wijayanti, D., & Laksono, E. N. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Kota Provinsi Lampung tahun 2017 – 2021. Jurnal Kebijakan Ekonomi Dan Keuangan, 3(1), 10–15. https://doi.org/10.20885/jkek.vol3.iss1.art2

Downloads

Published

2026-10-01