FAKTOR-FAKTOR PENENTU MINAT GENERASI MUDA BERKARIER PADA SEKTOR PERTANIAN DI DESA PRAKO KECAMATAN JANAPRIA
DOI:
https://doi.org/10.29303/oportunitas.v5i2.3456Keywords:
Minat Berkarier, Generasi Muda, Sektor Pertanian, Lingkungan Keluarga, Pertimbangan EkonomiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang menentukan minat generasi muda untuk berkarier pada sektor pertanian di Desa Prako, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, di tengah fenomena menurunnya minat generasi muda terhadap sektor tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap satu informan kunci, sepuluh informan utama berusia 19-39 tahun, dan sejumlah informan tambahan yang dipilih secara purposif, kemudian dianalisis secara induktif dengan didukung triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat generasi muda terhadap sektor pertanian terutama terbentuk melalui lingkungan sosial budaya keluarga dan pembiasaan sejak kecil, sedangkan pendidikan formal berperan sebagai faktor pendukung kapasitas dan bukan penentu utama minat. Pertimbangan ekonomi, yaitu pendapatan, modal, penguasaan lahan, dan waktu, lebih menentukan apakah minat tersebut direalisasikan sebagai pekerjaan utama atau sekadar pekerjaan tambahan. Dengan demikian, pembentukan minat dan realisasi minat berkarier pada sektor pertanian merupakan dua proses yang berbeda namun saling berkaitan satu sama lain.
References
Aziza, T. N. (2022). Petani milenial: Regenerasi petani di sektor pertanian. 40(1), 1–11.
Badan Pusat Statistik. (2024). Produk domestik regional bruto Provinsi Nusa Tenggara Barat menurut lapangan usaha 2020–2024. BPS Provinsi NTB.
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik ketenagakerjaan sektor pertanian Februari 2025. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Tengah. (2024). Hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2023 Tahap II: Usaha pertanian perorangan tanaman pangan Kabupaten Lombok Tengah.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Tengah. (2024). Statistik ketenagakerjaan Kabupaten Lombok Tengah.
Badan Pusat Statistik Kecamatan Janapria. (2024). Kecamatan Janapria dalam angka 2024.
Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). The University of Chicago Press.
Hasyyati, Z. (2025). Regenerasi petani: Dampak aging farmers dan modal manusia terhadap produktivitas padi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian Unimal, 8, 37–50.
Heryanto, M. A., & Pardian, P. (2025). Minat pemuda terhadap sektor pertanian: Persepsi faktor-faktor yang berhubungan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(1), 1647–1655.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Pakasi, C. B. D., & Pangemanan, L. R. J. (2018). Persepsi generasi muda terhadap kegiatan pertanian di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado. Agri-Sosioekonomi, 14(3), 123–130. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.3.2018.21542
Pemerintah Desa Prako. (2017). Profil Desa Prako, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 04 Tahun 2019 tentang Pedoman Gerakan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045.
Roidah, I. S., Laily, D. W., & Prasekti, Y. H. (2024). Minat generasi muda terhadap sektor pertanian. (Young generation interest in agricultural sectors).
Rokhmawati, D., & Rahmawati, M. F. (2024). Faktor-faktor minat generasi muda di Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 6(2).
Rosliana, E., Sulistyowati, D., & Pradiana, W. (2020). Minat pemuda tani pada usahatani sayuran semusim di Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 15(2), 31–42.
Salman, M., Fauzi, A., Rahman, F. N., & Farhan, M. (2025). Influencing factors interest of young farmers (millennials) in the agricultural sector in Lebakwangi District, Kuningan Regency. International Journal of Management Science, 4(11), 1026–1035. https://doi.org/10.55324/ijoms.v4i11.1174
Savira, F., Yuwono, D., Sugiharto, P., & Mulawarman, M. (2022). The effect of family and peer environments on students' career planning. Jurnal Bimbingan Konseling, 11(3), 215–220. https://doi.org/10.15294/jubk.v11i3.61676
Sitanggang, A., Alfi, H., & Syafri, E. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi minat generasi muda terhadap sektor pertanian: Literature review. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(2), 1791–1799. https://doi.org/10.25157/ma.v11i2.17747
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukma, W. L., & Ruslan, K. (2024). Determinan partisipasi kelompok usia muda dalam usaha tani: Analisis faktor-faktor pendorong. 1(1), 1–9.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson.
Vroom, V. H. (1964). Work and motivation. Wiley.
Wahyuni, J. S., Sujarwo, & Kustanti, A. (2024). Factors influencing youth interest in agriculture in Karangan Village. Eduvest - Journal of Universal Studies, 4(9), 8284–8297. https://doi.org/10.59188/eduvest.v4i9.1269
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Halil Hamzah, Satarudin Satarudin, Nadia Nuril Ferdaus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


