PENDAMPINGAN DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA MELALUI PENGUATAN KELEMBAGAAN POKDARWIS DAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA PANDA KABUPATEN BIMA

Authors

  • Dimas Purnama Dewata Politeknik Pariwisata Lombok
  • Yoyok Antoni Politeknik Pariwisata Lombok
  • M. Ihdal Karomi Politeknik Pariwisata Lombok
  • Muhammad Husni Politeknik Pariwisata Lombok

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v6i2.2810

Keywords:

Pengelolaan, Desa Wisata, Benchmark

Abstract

Pengembangan sumber daya manusia desa wisata menjadi kebutuhan yang mendesak dan krusial. Kemampuan dan kualitas sumber daya manusia perlu terus ditingkatkan agar dapat mengelola, melayani dan mempromosikan potensi pariwisata secara optimal  Tujuan   utama   yang   ingin   dicapai   dalam program pengabdian masyarakat ini adalah mengacu pada beberapa luaran antara lain (1) meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia kelompok sadar wisata, (2) meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah, (3) meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah, dan (4) menciptakan lingkungan desa wisata yang bersih dan sehat. Metode  pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bersifat benchmarking dan pelatihan yang melibatkan dialog-partisipatif pokdarwis dan masyarakat di Desa Wisata Kabupaten Bima untuk terlibat langsung dalam program yang akan dilakukan. Peserta sebanyak 20 peserta yang terdiri dari Pokdarwis, pelaku usaha pariwisata, dan UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya struktur kelembagaan, pembagian peran, transparansi pengelolaan, strategi promosi, pengembangan daya tarik wisata, serta pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat Hasil dari kegiatan ini dapat menjadi bahan rekomendasi dan inspirasi bagi desa Panda dalam menyusun strategi pengembangan pariwisata lokal, memperkuat kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta meningkatkan daya tarik wisata yang kompetitif dan berkelanjutan. Benchmark ini juga menjadi momen penting untuk membangun jejaring antar desa wisata, menciptakan peluang kolaborasi, dan memperluas wawasan para pemangku kepentingan dalam memaksimalkan potensi pariwisata berbasis keunikan lokal.

References

Arianto, A. F. K. (2023). Pengaruh omzet dan jumlah kunjungan program Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) terhadap peningkatan pendapatan UMKM dalam perspektif Islam: Studi pada Desa Tebat Lereh, Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan penerima ADWI 2022.

Demolinggo, R. H., Damanik, D., Wiweka, K., & Adnyana, P. P. (2020). Sustainable tourist villages management based on Javanese local wisdom “Memayu Hayuning Bawono†best practice of Desa Wisata Pentingsari, Yogyakarta. International Journal of Tourism & Hospitality Reviews, 7(2), 41–53. https://doi.org/10.18510/ijthr.2020.725

Fitriana, R. (2020). Pelatihan manajemen pengelolaan homestay di Desa Wisata Cikolelet, Serang, Banten. Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 8–12. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v4i1.2059

Kanom, K., Darmawan, R. N., & Nurhalimah, N. (2020). Sosialisasi penerapan Sapta Pesona dalam perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan di Lider Desa Sumberarum Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 24. https://doi.org/10.32503/cendekia.v2i1.777

Karomi, I., Antoni, Y., Husni, M., Dewata, D. P., & Abka, R. K. (2024). Pemberdayaan masyarakat dan penataan desa wisata di Desa Panda Kabupaten Bima. Jurnal Abdimas Sangkabira, 4(2), 284–294. https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v4i2.967

Keliwar, S., Nurcahyo, A., & Iswandari, R. K. (2023). Pengembangan kapasitas Pokdarwis melalui pelatihan standar pengelolaan homestay dan pemasaran produk wisata berbasis masyarakat di Kelurahan Guntung Bontang. Jurnal Surya Masyarakat, 5(2), 186–193. https://doi.org/10.26714/jsm.5.2.2023.186-193

Krismawanti, N. P. D., Utama, I. G. B. R., & Feoh, G. (2023). Penerapan pemasaran digital dalam pengembangan paket wisata Desa Blimbingsari, Jembrana, Bali. Journal of Engineering Research, 3(5), 989–998.

Krisnawati, I. (2021). Program pengembangan desa wisata sebagai wujud kebijakan pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca Covid dan implementasinya. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 4(2), 211–221. https://doi.org/10.31334/transparansi.v4i2.1974

Lesnussa, Y. R. A., & HM, M. H. (2023). Strategi pemasaran online menggunakan metode POSE di Homestay Bale Kembang Kuning dan Roemah Renjana Makassar. Open Journal Systems, 17(9), 2217–2224.

Moreta, A., & Harirah, Z. (2023). Collaborative governance dalam pengembangan Desa Wisata Nagari Tuo Pariangan pada tahun 2021–2022. Journal of Social and Policy Issues, 3(3), 106–112.

Nur’Aini, S., Zaidah, N., Setyorini, A., & Affini, L. N. (2022). Edukasi waste management untuk warga pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 52–62.

Pajriah, S. (2018). Peran sumber daya manusia dalam pengembangan pariwisata budaya di Kabupaten Ciamis. Jurnal Artefak, 5(1), 25–34.

Rahardjo, S. (2021). Strategi pengelolaan sampah berdasarkan perspektif Sapta Pesona (kebersihan) untuk meningkatkan minat masyarakat. Jurnal Pariwisata, 12, 1–10.

Setiawati, R. (2020). Implementasi Sapta Pesona sebagai upaya dalam memberikan pelayanan prima pada wisatawan di Desa Wisata Pentingsari. Jurnal Administrasi Bisnis Terapan, 2(2). https://doi.org/10.7454/jabt.v2i2.98

Susanty, S., Murianto, M., & Sriwi, A. (2023). Pola kemitraan pentahelix dalam pengembangan Desa Wisata Buwun Sejati, Lombok Barat, NTB. Jurnal Pariwisata, 18, 21–42.

Wijayanarka, H. A. (2016). Model latihan partisipatif. Scribd. https://www.scribd.com/doc/305429836/Model-Latihan-Partisipatif

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Dewata, D. P., Antoni, Y., Karomi, M. I., & Husni, M. (2026). PENDAMPINGAN DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA MELALUI PENGUATAN KELEMBAGAAN POKDARWIS DAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA PANDA KABUPATEN BIMA. Jurnal Abdimas Sangkabira, 6(2), 256–263. https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v6i2.2810

Most read articles by the same author(s)