Kontribusi Perempuan Perajin Tenun terhadap Pengembangan Atraksi Wisata Budaya di Desa Sade, Lombok Tengah

Authors

  • Seni Idayaningsih Universitas Mataram
  • Baiq Nikmatul Ulya Universitas Mataram
  • Siti Hamdiah Rojabi Universitas Mataram
  • Siti Sriningsih Universitas Mataram

Keywords:

desa sade, pariwisata budaya, pemberdayaan perempuan, perajin tenun

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan perempuan perajin tenun tradisional dalam mendukung pariwisata berbasis budaya di Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas perempuan perajin tenun, pengelola desa wisata (Pokdarwis) dan pihak Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan di Desa Sade berkembang melalui keterampilan menenun sebagai modal budaya dan ekonomi. Bentuk pemberdayaan yang paling dominan diwujudkan melalui aktivitas menenun kain tradisional yang dilakukan oleh perempuan sebagai bagian dari tradisi budaya masyarakat Sasak. Namun, dukungan eksternal seperti workshop yang diselenggarakan di tingkat provinsi masih bersifat umum dan belum secara khusus menyasar kebutuhan perempuan perajin di Desa Sade. Akibatnya, pelibatan perempuan dalam pengambilan keputusan dan pengembangan pemasaran desa wisata masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pemberdayaan yang lebih terencana, berbasis konteks lokal, dan melibatkan perempuan secara aktif dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya.

References

Akbar, M. A., Hijri, Y. S., & HeruMulyono. (2018). Pengembangan Desa Wisata Budaya Berbasis Masyarakat di Dusun Sade Desa Rembitan Kabupaten Lombok Tengah. https://scholar.google.com/

Batliwala, S. (2007). Taking the power out of empowerment – an experiential account. Development in Practice. https://doi.org/10.1080/09614520701469559

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/08/29/beaa2be400eda6ce6c636ef8/statistik-telekomunikasi-indonesia-2024.html

Cornwall, A. (2016). Women’s empowerment: what works. Journal of International Development. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/jid.3210

Hartika, T. S., Damayanti, S. P., Susanty, S., Idrus, S., & Wahyuningsih, S. (2024). Pemberdayaan Perempuan Berbasis Inovasi Pengelolaan Kain Tenun Melalui Ekonomi Kreatif Sebagai Daya Tarik Wisata Di Desa P ringgasela Selatan, Kabupaten Lombok Timur, Ntb. Jurnal of Responsible Tourisme. https://doi.org/https://doi.org/10.47492/jrt.v3i3.3139

Kabeer, N. (2002). Resources, Agency, Achievements: Reflections on the Measurement of Women’s Empowerment. Development and Change. Development and Change. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/1467-7660.00125

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

Seni Idayaningsih, Baiq Nikmatul Ulya, Siti Hamdiah Rojabi, & Siti Sriningsih. (2026). Kontribusi Perempuan Perajin Tenun terhadap Pengembangan Atraksi Wisata Budaya di Desa Sade, Lombok Tengah. Jurnal Imiah Mahasiswa Pariwisata, 4(1), 524–531. Retrieved from https://jurnal.fe.unram.ac.id/index.php/jimpar/article/view/3100