ANALISIS TINGKAT KETERCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) PADA DESA WISATA DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

Penulis

  • Adhitya Bagus Singandaru Universitas Mataram
  • Rizal Kurniansah Universitas Mataram
  • Mahmudah Budiatiningsih Universitas Mataram
  • Siti Hamdiah Rojabi Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/oportunitas.v5i1.2893

Kata Kunci:

Pariwisata Berkelanjutan, Desa Wisata, Kabupaten Lombok Utara, SDGs

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada desa wisata yang terklasifikasi mandiri (Senaru) dan maju (Bayan) di Kabupaten Lombok Utara. Pariwisata diakui sebagai salah satu pendorong utama dalam pencapaian SDGs, terutama melalui peranannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, pelestarian lingkungan, dan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Dengan jumlah desa wisata yang terus meningkat di NTB, penting untuk mengevaluasi kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan di 2 (dua) desa wisata yang terklasifikasi mandiri dan maju di Kabupaten Lombok Utara, dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal (terlibat dan tidak terlibat), dan wisatawan.

Indikator yang digunakan disesuaikan dengan dokumen evaluasi Best Tourism Village tahun 2024 oleh UNWTO, yang relevan dengan tujuan SDGs. Data dianalisis menggunakan teknik cut-off point untuk menentukan tingkat ketercapaian SDGs dalam tiga kategori yaitu: Rendah = 1,00 – 2,33, Sedang = 2,34 – 3,66, Tinggi = 3,67 – 4,00 untuk setiap indikator yang digunakan. Secara keseluruhan, kedua desa wisata ini berkontribusi positif terhadap pencapaian SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 15 (Life on Land), serta mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui tata kelola partisipatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa desa wisata di Kabupaten Lombok Utara telah berada di jalur yang tepat (on track) dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan 2030, meskipun masih diperlukan upaya penguatan di beberapa aspek.

Referensi

Bappenas. (2024, December 4). Sustainable development goals Indonesia. https://sdgs.bappenas.go.id

Cardenas-Garcia, P. J., Sánchez-Rivero, M., & Pulido-Fernández, J. I. (2015). Does tourism growth influence economic development? Journal of Travel Research, 54(2), 206–221. https://doi.org/10.1177/0047287513514297

Enilov, M., & Wang, Y. (2022). Tourism and economic growth: Multi-country evidence from mixed-frequency Granger causality tests. Tourism Economics, 28(5), 1216–1239. https://doi.org/10.1177/1354816621990155

Garcia-Garcia, A., Jacobo-Hernandez, C., Ochoa-Jimenez, S., & Río, S. (2023). Sustainable development and tourism: A review of the literature in WoS from 2001 to 2020. Sustainability. https://doi.org/10.3390/su152416805

Ibanescu, B. C., Stoleriu, O. M., Munteanu, A., & Iatu, C. (2018). The impact of tourism on sustainable development of rural areas: Evidence from Romania. Sustainability, 10(10), 3529. https://doi.org/10.3390/su10103529

Iftikhar, H., Pinglu, C., Ullah, S., & Ullah, A. (2022). Impact of tourism on sustainable development in BRI countries: The moderating role of institutional quality. PLOS ONE, 17(4), e0263745. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0263745

Kawuryan, M., Fathani, A., Purnomo, E., Salsabila, L., Azmi, N., Setiawan, D., & Fadhlurrohman, M. (2022). Sustainable tourism development in Indonesia: Bibliometric review and analysis. Indonesian Journal of Geography. https://doi.org/10.22146/ijg.64657

KC, B., Dhungana, A., & Dangi, T. B. (2021). Tourism and the sustainable development goals: Stakeholders’ perspectives from Nepal. Tourism Management Perspectives, 38, 100822. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2021.100822

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2024, December 3). Indeks kinerja pariwisata Indonesia peringkat ke-22 dunia. https://kemenparekraf.go.id/berita/siaran-pers-indeks-kinerja-pariwisata-indonesia-peringkat-ke-22-dunia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2024, December 4). Sebaran desa wisata. https://jadesta.kemenparekraf.go.id/sebaran

Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Pearson.

Rasoolimanesh, S. M., Ramakrishna, S., Hall, C. M., Esfandiar, K., & Seyfi, S. (2020). A systematic scoping review of sustainable tourism indicators in relation to the sustainable development goals. Journal of Sustainable Tourism, 31, 1497–1517. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1775621

Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(98)00069-7

UN Tourism. (2024). Best tourism villages by UN Tourism. UN Tourism.

World Tourism Organization. (2023). Achieving the sustainable development goals through tourism: Toolkit of indicators for projects (TIPs). UNWTO. https://doi.org/10.18111/9789284424344

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-09