KEGIATAN MENANAM MANGROVE SEBAGAI WUJUD BLUE ACCOUNTING DALAM PENGUATAN EKOWISATA BERKELANJUTAN

Authors

  • Eva Solina Universitas Mataram
  • Eni Indriani Universitas Mataram
  • Nurabiah Universitas Mataram
  • Herawati Khotmi Universitas Mataram
  • Resty Yusnirmala Dewi Universitas Mataram
  • Reny Wardiningsih Universitas Mataram
  • Dina Amalya Putri Universitas Mataram
  • Rizka Oktaviana Universitas Mataram
  • Feryansyah Universitas Mataram
  • Khaerul Umam Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v6i2.2891

Keywords:

blue accounting, mangrove, ekowisata berkelanjutan, aset lingkungan

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan aset lingkungan bernilai ekonomi tinggi melalui jasa ekosistem yang dihasilkannya. Namun, abrasi di Pantai Tembobor, Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara, telah menyebabkan penurunan tutupan mangrove. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan merehabilitasi kawasan pesisir terdampak abrasi melalui penanaman mangrove serta memperkenalkan konsep blue accounting sebagai kerangka pencatatan nilai ekonomi aset lingkungan pesisir. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan sekitar 150 peserta, terdiri atas dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, mahasiswa internasional Murdoch University Australia, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Tembobor. Pelaksanaan kegiatan pada 4 Desember 2025 meliputi tahap persiapan, pembekalan dan penanaman, serta penutupan. Hasil kegiatan menunjukkan sekitar 200 bibit Rhizophora sp. berhasil ditanam pada area terdampak abrasi. Evaluasi observasi partisipatif menunjukkan mayoritas peserta memahami fungsi ekologis mangrove dan konsep blue accounting, khususnya keterkaitan rehabilitasi ekosistem dengan pencatatan nilai ekonomi jasa lingkungan. Kegiatan ini merekomendasikan pengukuran stok karbon, valuasi jasa ekosistem, dan penguatan kapasitas Pokdarwis untuk mendukung pengelolaan pesisir berbasis blue accounting yang berkelanjutan.

References

Agustriani, F., et al. (2023). Economic valuation of mangrove ecosystem services in Indonesia. Journal of Coastal Research, 39(2), 245–256.

Blanton, R., et al. (2024). Mangrove conservation and ecotourism development in Southeast Asia. Marine Policy, 155, 105720.

Damastuti, E., et al. (2022). Community-based mangrove restoration in Indonesia. Ocean & Coastal Management, 217, 106010.

Damastuti, E., et al. (2023). Participatory approaches in mangrove rehabilitation programs. Sustainability, 15(4), 3120.

Gerona-Daga, M. E. B., et al. (2022). A systematic review of mangrove restoration studies in Southeast Asia. Frontiers in Marine Science, 9, 845229.

Herawati, B. C. (2025). Economic impact of mangrove ecotourism on coastal communities. Jurnal Pariwisata Pesisir, 7(1), 15–27.

Liu, H., et al. (2024). Blue carbon accounting for coastal ecosystems. Ecological Economics, 215, 108029.

Mahmoudi, B., et al. (2022). Evaluation of mangrove rehabilitation and afforestation projects. Ocean & Coastal Management, 223, 106167.

Mandela, S., et al. (2020). Valuation of mangrove ecosystem services in coastal areas. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 423, 012045.

Rahmayanti, Y., et al. (2023). Blue accounting and sustainability reporting. Journal of Environmental Accounting, 11(2), 89–102.

Utami, S. (2025). Blue accounting implementation for coastal economic development. Jurnal Akuntansi Lingkungan, 4(1), 1–15.

World Bank. (2017). The potential of the blue economy: Increasing long-term benefits of the sustainable use of marine resources for small island developing states and coastal least developed countries. Washington, DC: World Bank Group.

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Solina, E., Indriani, E., Nurabiah, N., Khotmi, H., Dewi, R. Y., Wardiningsih, R., Putri, D. A., Oktaviana, R., Feryansyah, F., & Umam, K. (2026). KEGIATAN MENANAM MANGROVE SEBAGAI WUJUD BLUE ACCOUNTING DALAM PENGUATAN EKOWISATA BERKELANJUTAN. Jurnal Abdimas Sangkabira, 6(2), 223–230. https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v6i2.2891

Most read articles by the same author(s)